Ad space available
Update Siri Berbasis Generative AI Milik Apple Dilaporkan Tertunda Lagi
Rencana perombakan total Siri dengan kemampuan AI dilaporkan mengalami penundaan akibat kendala dalam pengujian internal. Fitur baru ini diprediksi baru akan tersedia sepenuhnya pada peluncuran iOS 27.

Update Siri Berbasis Generative AI Milik Apple Dilaporkan Tertunda Lagi
CUPERTINO, (11 Februari 2026)
- Peluncuran Siri versi baru yang ditenagai LLM dilaporkan mundur dari jadwal awal di iOS 26.4 (Maret 2026).
- Apple mengalami kendala teknis dalam pengujian internal yang memaksa jadwal rilis digeser secara bertahap hingga Mei 2026 atau bahkan September 2026 bersama iOS 27.
- Siri generasi terbaru ini dikabarkan akan mengintegrasikan teknologi Google Gemini untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan bahasa alami layaknya AI Agent mutakhir.
Mengutip laporan dari TechCrunch yang merujuk pada data Bloomberg, Apple dikabarkan kembali menunda peluncuran besar-besaran untuk Siri. Meskipun raksasa teknologi ini telah menjanjikan perombakan asisten digitalnya sejak memperkenalkan Apple Intelligence pada 2024, para pengguna nampaknya harus menunggu lebih lama lagi untuk mencicipi asisten pintar yang lebih responsif.
Melansir informasi dari Mark Gurman, pakar industri dari Bloomberg, Siri awalnya diharapkan menerima pembaruan besar pada versi iOS 26.4 yang dijadwalkan rilis Maret mendatang. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa implementasi fitur tersebut akan dilakukan secara bertahap. Beberapa fungsi diprediksi baru akan hadir pada pembaruan bulan Mei, sementara fitur-fitur yang paling ambisius mungkin baru akan tersedia saat peluncuran iOS 27 pada September 2026.
Penundaan ini kabarnya dipicu oleh sejumlah hambatan yang ditemukan Apple saat melakukan pengujian internal pada perangkat lunaknya. Strategi Apple adalah mengubah Siri dari sekadar asisten suara sederhana menjadi lebih menyerupai LLM chatbot yang kini mendominasi pasar teknologi. Alih-alih mengharuskan pengguna membuka aplikasi terpisah seperti ChatGPT atau Claude, Siri akan berperan sebagai AI Agent yang terintegrasi langsung di dalam iPhone dan MacBook, dengan rumor kuat yang menyebutkan penggunaan Google Gemini sebagai motor penggeraknya.
Dampak bagi Indonesia
Penundaan global ini tentu memiliki implikasi langsung bagi pasar teknologi di Indonesia. Pertama, adopsi fitur Apple Intelligence dalam Bahasa Indonesia dipastikan akan semakin jauh dari jadwal, mengingat dukungan bahasa internasional biasanya hadir dalam gelombang setelah peluncuran fitur utama di wilayah Amerika Serikat.
Selain itu, bagi konsumen di Indonesia yang berencana membeli iPhone generasi terbaru (kemungkinan iPhone 17 series) dengan harga yang diprediksi tetap stabil di kisaran Rp15.000.000 hingga Rp30.000.000, penundaan Siri ini berarti nilai jual utama perangkat tersebut belum bisa dinikmati secara maksimal pada saat peluncuran. Dari sisi regulasi, integrasi Google Gemini ke dalam infrastruktur Siri juga akan memicu diskusi baru mengenai kedaulatan data dan Cloud Computing di Indonesia, mengingat data pengguna kemungkinan akan diproses melalui sistem pihak ketiga yang harus mematuhi aturan perlindungan data pribadi lokal.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


