Advertisement

Ad space available

Berita AI

Spotify Beri Kendali Penuh: Pengguna Kini Bisa Edit 'Taste Profile' Sendiri

Spotify meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna mengedit Taste Profile untuk mengontrol algoritma rekomendasi musik mereka secara langsung. Fitur ini dirancang untuk membersihkan riwayat putar yang tidak diinginkan agar tidak merusak kurasi Spotify Wrapped.

Tim Rekayasa AI
Penulis
13 Maret 2026
3 min read
#Spotify#Taste Profile#Streaming#Algoritma#Consumer Tech
Spotify Beri Kendali Penuh: Pengguna Kini Bisa Edit 'Taste Profile' Sendiri

Spotify Beri Kendali Penuh: Pengguna Kini Bisa Edit 'Taste Profile' Sendiri

AUSTIN, (13 Maret 2026)

Key Takeaway
  • Spotify meluncurkan fitur Beta yang memungkinkan pengguna melihat dan mengedit Taste Profile secara manual.
  • Fitur ini mendukung input Natural Language untuk meminta algoritma menambah atau mengurangi genre/vibe tertentu dalam rekomendasi.
  • Perubahan pada Taste Profile akan langsung berdampak pada Discover Weekly, Made For You, dan Spotify Wrapped.

Melansir laporan dari TechCrunch, Spotify baru saja mengumumkan terobosan besar dalam sistem rekomendasinya. Dalam konferensi SXSW pada hari Jumat, Co-CEO Spotify, Gustav Söderström, memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pendengar untuk meninjau dan mengedit Taste Profile mereka—sebuah model algoritma yang selama ini menjadi otak di balik preferensi musik pengguna.

Mengutip data dari pengembang aplikasi tersebut, Taste Profile adalah kunci utama dari semua personalisasi di Spotify. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengontrol apa yang muncul di Discover Weekly, rekomendasi Made For You, hingga kilas balik akhir tahun yang sangat populer, Spotify Wrapped. Sebelumnya, profil ini bersifat tertutup dan hanya bisa dipengaruhi secara pasif melalui aktivitas mendengarkan sehari-hari.

Kontrol Berbasis Natural Language

Dimulai untuk pelanggan Premium di Selandia Baru sebagai tahap awal, pengguna kini bisa melihat semua data pendengaran mereka—termasuk musik, Podcast, dan Audiobooks—dalam satu tempat di aplikasi. Pengguna dapat melakukan penyetelan halus (fine-tuning) dengan menggunakan perintah Natural Language untuk meminta algoritma memberikan lebih banyak atau lebih sedikit "vibe" tertentu. Setelah diedit, halaman Home akan langsung mencerminkan perubahan tersebut.

Sebelumnya, Spotify hanya menawarkan alat terbatas seperti fitur "Exclude from your Taste Profile" untuk trek atau Playlist tertentu. Namun, banyak pengguna mengeluh bahwa rekomendasi mereka tetap kacau, terutama bagi mereka yang berbagi akun dengan anggota keluarga atau sering memutar suara latar (seperti white noise untuk tidur) yang sebenarnya tidak mencerminkan selera musik asli mereka.

Masalah akun bersama sering kali merusak pengalaman Spotify Wrapped. Misalnya, orang tua yang akunnya sering diputar untuk lagu anak-anak akan mendapati daftar lagu terbaik mereka dipenuhi oleh musik balita. Dengan kemampuan edit manual ini, Spotify akhirnya memberikan solusi yang telah lama diminta oleh komunitas penggunanya.

Dampak bagi Indonesia

Fitur ini diprediksi akan sangat disambut baik oleh pengguna di Indonesia, di mana budaya berbagi akun atau menggunakan satu perangkat Smart Speaker untuk seluruh anggota keluarga sangat lazim. Banyak pengguna lokal yang sering mengeluhkan algoritma mereka tercampur antara lagu pop populer dengan playlist belajar atau musik relaksasi.

Di pasar Indonesia, Spotify tetap menjadi pemimpin pasar Streaming musik dengan harga langganan Premium mulai dari sekitar Rp54.990 per bulan. Kehadiran kontrol Taste Profile ini akan memastikan bahwa investasi bulanan pengguna menghasilkan kurasi lagu yang lebih akurat dan personal. Selain itu, hal ini akan meningkatkan kualitas tren media sosial tahunan seperti Spotify Wrapped yang selalu menjadi fenomena viral di kalangan netizen Indonesia setiap bulan Desember.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin