Ad space available
Mind Robotics, Spin-off Rivian Raih $500 Juta untuk Robot Industri AI
Mind Robotics mengantongi pendanaan Seri A sebesar US$500 juta untuk mengembangkan robot industri berbasis AI. Startup besutan CEO Rivian ini fokus pada ketangkasan robot di pabrik manufaktur.

Mind Robotics, Spin-off Rivian Raih $500 Juta untuk Robot Industri AI
SAN FRANCISCO, (11 Maret 2026)
- Mind Robotics mengantongi pendanaan Seri A sebesar US$500 juta (sekitar Rp7,9 triliun) dengan valuasi perusahaan mencapai US$2 miliar.
- Didirikan oleh CEO Rivian RJ Scaringe, startup ini melatih AI menggunakan data dari pabrik kendaraan listrik untuk menciptakan robot dengan ketangkasan tinggi.
- Berbeda dengan tren pasar, Mind Robotics fokus pada desain robot industri fungsional alih-alih robot humanoid.
Mind Robotics, sebuah lab robotika industri yang merupakan hasil spin-off dari produsen kendaraan listrik Rivian, mengumumkan telah meraih pendanaan Seri A sebesar US$500 juta. Mengutip laporan dari TechCrunch, putaran pendanaan ini dipimpin oleh firma modal ventura ternama, Accel dan Andreessen Horowitz.
Melansir data dari The Wall Street Journal, suntikan dana segar ini mendongkrak valuasi startup tersebut menjadi sekitar US$2 miliar hanya dalam hitungan bulan sejak didirikan. Sebelumnya, Mind Robotics telah mengantongi pendanaan seed round sebesar US$115 juta pada akhir 2025, sehingga total modal yang dihimpun mencapai US$615 juta.
Fokus pada Fungsi, Bukan Estetika Humanoid
Mind Robotics didirikan untuk mengatasi celah struktural dalam solusi otomatisasi industri saat ini. Meskipun robot industri tradisional mampu melakukan tugas repetitif yang stabil secara dimensi, banyak pekerjaan bernilai tambah di pabrik membutuhkan ketangkasan (dexterity), adaptasi, dan penalaran fisik layaknya manusia yang tidak bisa ditangani oleh robotika klasik.
Mind Robotics tengah membangun fondasi AI — mencakup model, hardware, dan infrastruktur penyebaran — untuk menutup celah tersebut. Menariknya, RJ Scaringe selaku pendiri menegaskan bahwa perusahaannya tidak akan mengikuti tren robot humanoid yang banyak digembar-gemborkan belakangan ini.
"Melakukan salto tidak memberikan nilai tambah dalam manufaktur," ujar Scaringe. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan adalah menciptakan robot yang benar-benar bisa bekerja di lini produksi, bukan sekadar meniru bentuk manusia.
Integrasi dengan Ekosistem Rivian
Selain menggunakan data pabrik Rivian untuk pelatihan, terdapat potensi integrasi teknologi lainnya. Pada Desember lalu, Rivian mengumumkan pengembangan custom silicon milik mereka sendiri untuk mendukung perangkat lunak kendaraan otonom. Scaringe mengisyaratkan bahwa chip robotika tersebut sangat mungkin digunakan atau dijual kepada Mind Robotics di masa depan.
Mind Robotics merupakan perusahaan kedua yang dilepas oleh Rivian pada tahun 2025, setelah sebelumnya meluncurkan Also, sebuah startup mobilitas listrik yang fokus pada e-bike kelas atas dan kendaraan logistik untuk Amazon.
Dampak bagi Indonesia
Perkembangan teknologi robotika industri berbasis AI ini memiliki relevansi kuat bagi lanskap ekonomi Indonesia:
- Akselerasi Industri Otomotif & EV: Sebagai negara yang ambisius menjadi pusat produksi kendaraan listrik (EV) di Asia Tenggara, adopsi teknologi robotika cerdas seperti ini dapat meningkatkan efisiensi operasional di pabrik-pabrik lokal, terutama dalam perakitan baterai yang membutuhkan presisi tinggi.
- Valuasi dan Investasi: Nilai pendanaan US$500 juta (setara Rp7,9 triliun) menunjukkan besarnya minat global terhadap AI sektor riil. Hal ini dapat memicu minat investor lokal untuk melirik sektor Deep Tech dan manufaktur pintar di tanah air.
- Transformasi Tenaga Kerja: Munculnya robot yang lebih tangkas akan mendorong kebutuhan akan tenaga ahli di bidang Machine Learning dan pemeliharaan hardware robotika canggih di Indonesia, sejalan dengan inisiatif Making Indonesia 4.0.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


