Ad space available
Microsoft Kembangkan AI Agent Baru Mirip OpenClaw untuk Copilot 365
Microsoft dilaporkan tengah menguji fitur AI Agent baru yang terinspirasi dari OpenClaw untuk meningkatkan produktivitas enterprise. Teknologi ini memungkinkan Copilot menjalankan tugas mandiri secara terus-menerus.

Microsoft Kembangkan AI Agent Baru Mirip OpenClaw untuk Copilot 365
SAN FRANCISCO, (13 April 2026)
- Microsoft tengah menguji fitur AI Agent baru yang terinspirasi dari OpenClaw untuk diintegrasikan ke dalam Microsoft 365 Copilot.
- Berbeda dengan versi open source, agen ini akan difokuskan pada keamanan tingkat Enterprise dan kemampuan menjalankan tugas multi-langkah dalam durasi lama.
- Teknologi ini diprediksi akan diperkenalkan secara resmi pada konferensi Microsoft Build di bulan Juni mendatang.
Microsoft dilaporkan tengah menguji berbagai cara untuk mengintegrasikan fitur serupa OpenClaw ke dalam tool produktivitas andalannya, Microsoft 365 Copilot. Mengutip laporan dari TechCrunch yang melansir data awal dari The Information, fitur baru ini ditujukan khusus bagi pelanggan Enterprise dengan kontrol keamanan yang lebih ketat dibandingkan proyek Open Source OpenClaw yang dikenal berisiko.
OpenClaw sendiri merupakan sebuah tool yang berjalan secara lokal di komputer pengguna dan dapat membuat AI Agent untuk mengeksekusi berbagai tugas atas nama pengguna tersebut. Upaya Microsoft untuk menciptakan versi "Claw" miliknya sendiri ini akan menambah deretan agentic tools yang telah diumumkan perusahaan dalam beberapa bulan terakhir.
Pergeseran dari Cloud ke Lokal?
Sebelumnya, Microsoft telah memperkenalkan Copilot Cowork pada Maret lalu yang dirancang untuk mengambil tindakan di aplikasi Microsoft 365, bukan sekadar memberikan hasil pencarian. Cowork ditenagai oleh teknologi "Work IQ", sebuah lapisan intelijen yang melakukan personalisasi bagi pengguna. Namun, berbeda dengan konsep OpenClaw yang berjalan lokal, Cowork tetap beroperasi di Cloud Computing.
Selain itu, pada Februari 2026, perusahaan juga merilis Copilot Tasks dalam tahap preview. Meskipun mampu mengelola email hingga mengatur jadwal perjalanan, layanan ini juga masih berbasis Cloud. Kehadiran agen baru yang terinspirasi OpenClaw ini memicu spekulasi apakah Microsoft akan membiarkan AI Agent tersebut berjalan langsung di atas Hardware pengguna untuk meningkatkan privasi dan kecepatan.
Salah satu fitur utama yang dibocorkan adalah kemampuan agen ini untuk menjadi versi Microsoft 365 Copilot yang "selalu aktif" (always working). Artinya, ia mampu menyelesaikan tugas-tugas kompleks yang terdiri dari banyak langkah (multistep tasks) secara mandiri dalam jangka waktu yang lama tanpa perlu instruksi berulang dari pengguna.
Motivasi Persaingan Hardware
Meskipun OpenClaw dapat berjalan di Windows, sejauh ini Mac Mini menjadi platform favorit bagi para pengguna proyek Open Source tersebut. Lonjakan penjualan Mac Mini di pasar global disinyalir menjadi salah satu motivasi Microsoft untuk merilis solusi serupa yang dioptimalkan untuk ekosistem Windows, demi menjaga relevansi perangkat mereka di era Generative AI.
Laporan dari The Verge menyebutkan bahwa Microsoft kemungkinan besar akan memamerkan teknologi ini pada ajang tahunan Microsoft Build yang dijadwalkan pada Juni mendatang.
Dampak bagi Indonesia
Kehadiran AI Agent yang lebih otonom ini akan membawa dampak signifikan bagi lanskap bisnis di Indonesia:
- Adopsi Enterprise: Perusahaan di Indonesia yang sudah berlangganan Microsoft 365 Copilot akan mendapatkan nilai tambah berupa asisten yang bisa bekerja mandiri, berpotensi memangkas biaya operasional administratif.
- Kedaulatan Data: Jika Microsoft benar-benar mengadopsi model lokal (on-device), hal ini akan menjawab kekhawatiran regulasi pelokalan data di Indonesia bagi sektor perbankan dan pemerintah.
- Persaingan Hardware: Peningkatan kapabilitas AI Agent lokal akan mendorong permintaan terhadap laptop bersertifikasi "AI PC" di pasar Indonesia yang dilengkapi dengan NPU (Neural Processing Unit) kuat.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

