Advertisement

Ad space available

Berita AI

Roche Bangun AI Factory Global dengan 3.500 GPU NVIDIA Blackwell

Roche mengumumkan implementasi 3.500 GPU NVIDIA Blackwell untuk mempercepat penemuan obat dan manufaktur melalui AI Factory. Langkah ini menandai transformasi besar dalam integrasi Generative AI di industri kesehatan global.

Tim Rekayasa AI
Penulis
16 Maret 2026
4 min read
#NVIDIA Blackwell#Roche#AI Factory#Digital Twin#Generative AI
Roche Bangun AI Factory Global dengan 3.500 GPU NVIDIA Blackwell

Revolusi Farmasi: Roche Adopsi NVIDIA Blackwell untuk Percepat Penemuan Obat

[SAN JOSE], (16 Maret 2026)

Key Takeaway
  • Roche mengimplementasikan lebih dari 3.500 GPU NVIDIA Blackwell di seluruh operasi globalnya untuk membangun infrastruktur AI yang masif.
  • Penggunaan teknologi Digital Twin melalui NVIDIA Omniverse berhasil mempercepat pembangunan fasilitas manufaktur baru di North Carolina.
  • Penerapan Generative AI dalam strategi 'Lab-in-the-Loop' mampu memangkas waktu pengembangan kandidat obat hingga 70%.

Melansir laporan resmi dari NVIDIA Blog yang dirilis oleh Constantin Landers, raksasa kesehatan dunia, Roche, baru saja mengumumkan ekspansi besar-besaran infrastruktur komputasi mereka. Roche mengintegrasikan lebih dari 3.500 GPU NVIDIA Blackwell ke dalam ekosistem hybrid cloud dan infrastruktur on-premises di Amerika Serikat dan Eropa.

Langkah strategis ini diungkapkan dalam ajang NVIDIA GTC, di mana Roche memamerkan bagaimana AI Factory terbaru mereka mendukung pengembangan biological foundation models, penemuan obat (drug discovery), hingga implementasi Digital Twin untuk efisiensi manufaktur. Investasi ini menjadikan Roche sebagai perusahaan farmasi dengan kapasitas GPU terbesar yang pernah diumumkan secara publik.

Transformasi Drug Discovery dengan Generative AI

AI kini menjadi jantung dari mesin penemuan Genentech (anak perusahaan Roche). Melalui strategi Lab-in-the-Loop, eksperimen laboratorium, data, dan AI terhubung dalam siklus iteratif untuk memecahkan masalah biologis yang kompleks. Saat ini, hampir 90% program molekul kecil Genentech telah mengintegrasikan AI.

Wafaa Mamilli, Chief Digital and Technology Officer di Roche, menyatakan bahwa inovasi ini bertujuan untuk memberikan solusi medis lebih cepat kepada pasien. Sebagai contoh, sebuah molekul degrader untuk onkologi berhasil dirancang 25% lebih cepat. Bahkan, AI membantu menghadirkan molekul cadangan hanya dalam waktu tujuh bulan, jauh lebih singkat dibandingkan metode tradisional yang memakan waktu lebih dari dua tahun.

Dengan menggunakan platform NVIDIA BioNeMo yang berjalan di atas AI Factory mereka, Roche dapat melatih dan melakukan fine-tuning pada model dasar molekuler dengan skala yang jauh lebih luas dan kecepatan tinggi.

Digital Twin dan Efisiensi Manufaktur

Selain di laboratorium, Roche memanfaatkan pustaka NVIDIA Omniverse untuk membangun Digital Twin dari fasilitas produksi mereka. Simulasi lingkungan virtual ini memungkinkan tim mengoptimalkan sistem kompleks sebelum diimplementasikan di dunia nyata. Teknologi ini tengah digunakan untuk mempercepat pembangunan fasilitas manufaktur GLP-1 terbaru Roche di North Carolina.

Di sisi diagnostik, Roche menggunakan NVIDIA Parabricks untuk memproses dataset besar guna mendeteksi pola penyakit melalui patologi digital. Untuk menjamin keamanan, Roche juga menerapkan NVIDIA NeMo Guardrails guna memastikan AI yang digunakan tetap aman dan memenuhi standar medis.

Dampak bagi Indonesia

Langkah Roche dalam membangun AI Factory berskala masif memberikan sinyal kuat bagi industri farmasi di Indonesia, seperti Bio Farma atau Kimia Farma, mengenai pentingnya akselerasi teknologi. Penggunaan GPU NVIDIA Blackwell, yang diperkirakan memiliki harga satuan sekitar US$30.000 hingga US$40.000 (sekitar Rp470 juta hingga Rp625 juta), memang membutuhkan investasi modal yang sangat besar.

Namun, bagi Indonesia, adopsi model hybrid cloud dan Machine Learning dalam penelitian obat-obatan tropis atau pengembangan vaksin lokal dapat menurunkan biaya R&D jangka panjang secara signifikan. Regulasi mengenai data kesehatan di Indonesia juga perlu mulai mempertimbangkan infrastruktur Data Center lokal yang mampu mendukung beban kerja AI yang intensif agar inovasi medis dapat berkembang sejalan dengan tren global.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin