Advertisement

Ad space available

Berita AI

CTO Uber Praveen Neppalli Naga Siap Bahas Skalabilitas AI di StrictlyVC SF

CTO Uber, Praveen Neppalli Naga, resmi bergabung dalam jajaran pembicara StrictlyVC San Francisco pada 30 April mendatang. Ia akan membahas strategi operasional berskala besar di tengah revolusi AI.

Tim Rekayasa AI
Penulis
25 April 2026
3 min read
#Uber#StrictlyVC#Artificial Intelligence#Venture Capital#Tech Event
CTO Uber Praveen Neppalli Naga Siap Bahas Skalabilitas AI di StrictlyVC SF

CTO Uber Praveen Neppalli Naga Siap Bahas Skalabilitas AI di StrictlyVC SF

SAN FRANCISCO, (24 April 2026)

Key Takeaway
  • CTO Uber, Praveen Neppalli Naga, dipastikan hadir sebagai pembicara utama dalam acara StrictlyVC San Francisco pada 30 April 2026.
  • Diskusi akan berfokus pada tantangan mengelola operasional skala global dan sistem yang kompleks di era kecerdasan buatan (AI).
  • Acara ini juga menghadirkan pemimpin industri dari Replit, Eclipse, dan TDK Ventures untuk membahas masa depan investasi teknologi.

Melansir laporan dari TechCrunch, ajang StrictlyVC San Francisco yang akan membuka rangkaian acara TechCrunch tahun ini pada 30 April di Sentro Filipino Cultural Center, baru saja menambah daftar pembicara kelas beratnya. Praveen Neppalli Naga, Chief Technology Officer (CTO) Uber, dipastikan bergabung untuk membahas topik krusial: mengelola operasional berskala besar di era AI.

Naga dijadwalkan akan berbincang langsung dengan Editor-in-Chief TechCrunch, Connie Loizos. Percakapan mereka akan membedah apa yang diperlukan untuk membangun dan menjaga sistem yang saling terhubung secara masif di tengah revolusi AI, pada salah satu platform layanan yang paling banyak digunakan di dunia.

Rekam jejak Naga di Uber tergolong sangat mendalam. Bergabung sejak 2015, ia telah melewati berbagai fase pertumbuhan perusahaan jauh sebelum ledakan AI saat ini mengubah fokus para CTO secara global. Selain AI, Naga memiliki fokus khusus dalam mengembangkan sistem pendapatan bagi mitra pengemudi dan kurir dalam jaringan Uber. Sebelumnya, ia juga memainkan peran kunci dalam membangun produk dan infrastruktur awal LinkedIn.

Daftar Pembicara yang Solid

Kehadiran Naga melengkapi deretan lima pembicara utama yang akan berbagi wawasan di panggung StrictlyVC:

  1. Lior Susan (Founder & CEO Eclipse): Akan membahas investasi dari dana terbarunya sebesar $1,3 miliar (sekitar Rp21 triliun) yang berfokus pada physical AI.
  2. Amjad Masad (Co-founder & CEO Replit): Memberikan pandangan tentang masa depan AI-driven software development.
  3. Nicolas Sauvage (President TDK Ventures): Mengupas tuntas strategi mendapatkan pendanaan dari pendukung strategis dan topik investasi tahap awal (early-stage investing).
  4. Campbell Brown (Forum AI): Mantan petinggi Meta dan host CNN ini akan berbagi cerita tentang upaya membendung disinformasi yang muncul akibat penyalahgunaan AI.

Dampak bagi Indonesia

Kehadiran CTO Uber dalam diskusi mengenai operasional skala besar berbasis AI memiliki relevansi kuat bagi ekosistem teknologi di Indonesia. Sebagai pasar ride-hailing dan on-demand services terbesar di Asia Tenggara, inovasi yang diterapkan Uber sering kali menjadi tolok ukur bagi pemain lokal seperti Gojek dan Grab.

Penggunaan AI untuk optimasi pendapatan mitra pengemudi dan efisiensi logistik adalah tantangan nyata yang juga dihadapi perusahaan teknologi di tanah air. Selain itu, keterlibatan modal ventura global seperti Eclipse yang mengelola dana Rp21 triliun menunjukkan tren pergeseran investasi menuju Physical AI (integrasi AI dengan perangkat fisik/robotika), yang diprediksi akan mulai merambah sektor manufaktur dan agrikultur digital di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin