Advertisement

Ad space available

Berita AI

StrictlyVC 2026: Lior Susan & Masa Depan Physical AI $1,3 Miliar

Perhelatan StrictlyVC 2026 di San Francisco akan membahas tren investasi Physical AI yang tengah naik daun. Lior Susan dari Eclipse akan mengungkap strategi di balik dana kelolaan $1,3 miliar untuk startup industri.

Tim Rekayasa AI
Penulis
23 April 2026
3 min read
#Venture Capital#Physical AI#Eclipse Ventures#Lior Susan#Tech News
StrictlyVC 2026: Lior Susan & Masa Depan Physical AI $1,3 Miliar

StrictlyVC 2026: Lior Susan & Masa Depan Physical AI $1,3 Miliar

SAN FRANCISCO, (24 April 2026)

Key Takeaway
  • StrictlyVC San Francisco 2026 akan mengeksplorasi potensi Physical AI melalui diskusi mendalam dengan para pemimpin industri.
  • Lior Susan, founder Eclipse, akan memaparkan rencana alokasi dana $1,3 miliar untuk mendukung otomatisasi di sektor fisik.
  • Acara ini juga menghadirkan eksekutif dari Replit dan TDK Ventures untuk membahas software AI dan investasi strategis.

Komunitas teknologi global tengah bersiap menyambut gelaran StrictlyVC pertama di tahun 2026 yang akan dilangsungkan di San Francisco pada 30 April mendatang. Fokus utama acara ini adalah mengeksplorasi gelombang baru inovasi yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan infrastruktur fisik atau yang dikenal sebagai Physical AI.

Lior Susan, CEO Eclipse, menjadi salah satu pembicara yang paling dinanti. Ia baru saja mengumumkan penghimpunan dana sebesar $1,3 miliar yang ditargetkan untuk mendanai startup yang mampu mendigitalisasi sektor-sektor tradisional seperti manufaktur dan logistik. Dalam sesi eksklusif nanti, Susan akan menjelaskan mengapa sektor fisik menjadi garis depan berikutnya bagi revolusi AI.

Inovasi Software dan Kolaborasi Strategis

Selain fokus pada perangkat keras, StrictlyVC 2026 juga akan menghadirkan Amjad Masad, CEO Replit. Masad dijadwalkan berbagi pandangan mengenai masa depan pengembangan perangkat lunak di era AI generatif, serta bagaimana coding akan berubah secara fundamental bagi para developer di seluruh dunia.

Diskusi juga akan mencakup perspektif dari Corporate Venture Capital (CVC) melalui kehadiran Nicolas Sauvage dari TDK Ventures. Kerja sama antara startup tahap awal dengan raksasa industri dipandang sebagai kunci untuk mempercepat komersialisasi teknologi AI yang kompleks.

Relevansi Bagi Ekosistem Startup Indonesia

Bagi para pelaku industri di Indonesia, tren ini memberikan sinyal kuat bahwa investasi tidak lagi hanya terfokus pada sektor SaaS murni, melainkan mulai menyentuh efisiensi operasional di lapangan. Startup Indonesia di bidang agritech atau supply chain dapat mengambil pelajaran berharga mengenai standar keamanan dan transparansi AI yang juga akan dibahas oleh Campbell Brown dari Forum AI dalam acara tersebut.


Artikel ini disusun untuk memberikan wawasan terbaru dari dunia modal ventura. Bergabunglah dengan Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk berita teknologi terkini lainnya.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin