Ad space available
Startup AI Lovable Berburu Akuisisi Tim dan Perusahaan di Tengah Persaingan Ketat
Lovable, startup vibe-coding AI yang didukung kapitalis ventura dengan nilai $6,6 miliar, mengumumkan pencarian akuisisi tim serta startup lain. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi mereka di tengah persaingan ketat dengan para pemain besar di industri AI.

Lovable, Startup AI Vibe-coding, Berburu Akuisisi
SAN FRANCISCO, (23 Maret 2026) – Lovable, sebuah startup vibe-coding yang didukung AI dan dikenal sebagai platform pengembangan aplikasi yang sedang berkembang pesat, kini aktif mencari peluang akuisisi. Mengutip laporan dari TechCrunch, Co-founder dan CEO Lovable, Anton Osika, mengumumkan di X (sebelumnya Twitter) bahwa perusahaannya sedang mencari “tim-tim hebat dan startup untuk bergabung dengan Lovable.”
Osika menjelaskan, banyak individu di posisi kunci di Lovable sebelumnya adalah founder-types sebelum bergabung. Budaya perusahaan mereka dirancang untuk memungkinkan individu-individu tersebut berkembang secara otonom dan memimpin berbagai inisiatif.
- Lovable,
startup vibe-coding AIsenilai $6,6 miliar, sedang aktif mencariakuisisiberupa tim danstartuplain untuk memperluas jangkauan dan inovasi. - Perusahaan ini mencatat pertumbuhan signifikan dengan
Annual Recurring Revenue (ARR)sebesar $400 juta dan lebih dari 200.000 proyekvibe-codingbaru setiap hari. - Langkah
akuisisiini dilakukan di tengah persaingan ketat daritoolsseperti Cursor, Replit, Bolt, sertaAI modelsdariAI labsbesar seperti OpenAI dan Anthropic.
Kesempatan ini, menurut Osika, akan memungkinkan mereka yang mengerjakan proyek menarik untuk terus berkarya dalam skala yang lebih besar. Ia juga mengarahkan pihak yang tertarik untuk menghubungi kepala M&A & Partnerships perusahaan, Théo Daniellot.
Dorongan Lovable untuk mengakuisisi tim atau perusahaan kecil ini terjadi di tengah persaingan yang ketat. Mereka bersaing dengan berbagai tools lain seperti Cursor, Replit, Bolt, serta kekuatan coding dari AI models itu sendiri. Elena Verna, Head of Growth Lovable, sebelumnya menyatakan bahwa Lovable sangat mewaspadai persaingan dari AI labs yang lebih besar seperti OpenAI dan Anthropic.
Meski demikian, Lovable tetap menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Melansir data TechCrunch, perusahaan baru-baru ini melaporkan ARR sebesar $400 juta, meningkat tajam dari $200 juta pada akhir tahun 2025. Selain itu, platform mereka kini mencatat lebih dari 200.000 proyek vibe-coding baru yang dibuat setiap harinya.
Ini bukanlah kali pertama Lovable terlibat dalam M&A. Sebelumnya, mereka telah mengakuisisi Cloud Provider Molnett pada bulan November untuk memperkuat tim Cloud Infrastructure mereka. TechCrunch telah menghubungi Lovable untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis startup, proyek, atau tim yang mereka minati saat ini.
Dampak bagi Indonesia
Pencarian akuisisi yang dilakukan Lovable, startup vibe-coding AI global, dapat memiliki beberapa implikasi signifikan bagi ekosistem startup dan developer di Indonesia. Pertama, ini membuka peluang bagi startup atau tim developer AI di Indonesia yang memiliki inovasi di bidang app-building atau vibe-coding untuk menarik perhatian perusahaan teknologi global. Jika Lovable melihat potensi di pasar Asia Tenggara, akuisisi tim lokal bisa menjadi strategi ekspansi yang menarik.
Kedua, aktivitas M&A semacam ini dapat meningkatkan minat investor global terhadap startup AI di Indonesia, berpotensi mendorong lebih banyak investasi dan evaluasi yang lebih tinggi untuk pemain lokal. Hal ini juga menyoroti pentingnya developer di Indonesia untuk terus mengasah kemampuan dalam AI, Machine Learning, dan Prompt Engineering, agar tetap relevan di pasar kerja global yang sangat kompetitif. Ketiga, pertumbuhan platform seperti Lovable mengindikasikan tren meningkatnya permintaan untuk low-code/no-code AI platform yang memungkinkan pembuatan aplikasi lebih cepat dan efisien, sebuah tren yang juga bisa diadopsi dan dikembangkan oleh startup lokal untuk pasar Indonesia, disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pengguna dalam negeri.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


