Advertisement

Ad space available

Berita AI

Sarvam Hadirkan Edge AI di Feature Phone, Mobil, dan Smart Glasses

Startup AI India, Sarvam, meluncurkan model Edge AI ringkas yang mampu berjalan secara offline pada ponsel fitur Nokia hingga kacamata pintar. Teknologi ini memungkinkan akses kecerdasan buatan pada perangkat dengan spesifikasi rendah tanpa ketergantungan internet.

Tim Rekayasa AI
Penulis
18 Februari 2026
3 min read
#Edge AI#Sarvam#Feature Phone#Smartphone#Artificial Intelligence
Sarvam Hadirkan Edge AI di Feature Phone, Mobil, dan Smart Glasses

Sarvam Hadirkan Edge AI di Feature Phone, Mobil, dan Smart Glasses

NEW DELHI, (18 FEBRUARI 2026)

Key Takeaway
  • Sarvam meluncurkan model Edge AI berukuran sangat kecil (dalam satuan megabyte) yang mampu berjalan secara offline di prosesor ponsel standar.
  • Perusahaan bekerja sama dengan HMD/Nokia untuk menyematkan tombol AI khusus pada ponsel fitur guna membantu pengguna mengakses informasi layanan publik.
  • Ekspansi ini mencakup sektor otomotif bersama Bosch dan perangkat wearable baru bernama Sarvam Kaze.

Mengutip laporan dari TechCrunch pada Rabu (18/02/2026), perusahaan AI asal India, Sarvam, mengumumkan rencana ambisius untuk membawa model AI terbaru mereka ke jajaran ponsel fitur (feature phone) Nokia, industri otomotif, hingga perangkat kacamata pintar buatan sendiri.

Dalam ajang India AI Impact Summit di New Delhi, startup yang didukung oleh investor ternama seperti Lightspeed, PeakXV, dan Khosla Ventures ini memamerkan penggunaan Edge AI. Teknologi ini memungkinkan model kecerdasan buatan berjalan hanya dengan ruang penyimpanan beberapa megabyte dan dapat berfungsi sepenuhnya secara offline tanpa perlu terhubung ke Cloud Computing.

Inovasi AI untuk Perangkat Terjangkau

Sarvam berkolaborasi dengan HMD Global untuk menghadirkan asisten AI konvensional pada ponsel Nokia dan HMD. Dalam demonstrasi video, terlihat seorang pengguna menekan tombol AI khusus pada ponsel fitur untuk berinteraksi dengan asisten pintar dalam bahasa lokal. Layanan ini dirancang untuk memberikan panduan mengenai program pemerintah hingga informasi pasar lokal secara instan.

"Melalui Edge AI, kami ingin membawa kecerdasan ke setiap ponsel, laptop, mobil, bahkan generasi perangkat baru," ujar Tushar Goswamy, Head of Edge AI di Sarvam. Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaan telah bekerja sama dengan Qualcomm untuk mengoptimalkan model AI agar kompatibel dengan chipset mereka.

Selain sektor seluler, Sarvam juga menggandeng raksasa teknologi Jerman, Bosch, untuk mengintegrasikan asisten AI ke dalam kendaraan. Tak ketinggalan, mereka memperkenalkan kacamata pintar bernama Sarvam Kaze yang didesain dan diproduksi di India. Perangkat ini diposisikan sebagai builders' device bagi para pengembang dan dijadwalkan meluncur pada Mei mendatang.

Selama ini, Sarvam lebih banyak bergerak di pasar enterprise dengan menawarkan model berbasis suara untuk customer support. Langkah terbaru ini menandai pergeseran fokus perusahaan menuju segmen konsumen yang lebih luas.

Dampak bagi Indonesia

Inovasi Edge AI dari Sarvam ini memberikan gambaran bagi masa depan teknologi di Indonesia, terutama dalam hal:

  1. Inklusi Digital: Mengingat populasi pengguna feature phone yang masih signifikan di wilayah rural Indonesia, teknologi AI yang ringan dapat memberikan akses informasi cerdas tanpa harus memiliki smartphone mahal.
  2. Solusi Blank Spot: Kemampuan AI untuk bekerja secara offline sangat relevan untuk daerah-daerah di Indonesia yang masih terkendala konektivitas internet stabil. Pengguna tetap bisa memanfaatkan Generative AI untuk produktivitas harian.
  3. Efisiensi Perangkat: Penggunaan model berukuran megabyte berarti beban kerja pada GPU dan baterai perangkat akan jauh lebih rendah, memungkinkan adopsi AI pada gadget kelas bawah (low-end) yang dominan di pasar Indonesia.

Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin