Ad space available
Qodo Raih $70 Juta untuk Verifikasi Kode di Era Skalabilitas AI
Startup Qodo mengamankan pendanaan Seri B untuk mengembangkan AI Agent yang berfokus pada verifikasi kode. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas perangkat lunak di tengah masifnya penggunaan Generative AI dalam pemrograman.

Qodo Raih $70 Juta untuk Verifikasi Kode di Era Skalabilitas AI
NEW YORK, (25 September 2024)
- Qodo mengamankan pendanaan Seri B sebesar $70 juta yang dipimpin oleh Qumra Capital untuk memperkuat sistem verifikasi software.
- Startup ini mengembangkan AI Agent yang fokus pada code review, pengujian otomatis, dan tata kelola kode untuk perusahaan besar.
- Teknologi Qodo bertujuan menjadi 'lapisan kepercayaan' (trust layer) di tengah ledakan kode yang dihasilkan oleh LLM.
Seiring dengan alat coding berbasis AI yang menghasilkan miliaran baris kode setiap bulannya, industri teknologi menghadapi tantangan baru: memastikan kode tersebut benar-benar berfungsi dan aman. Qodo (sebelumnya dikenal sebagai CodiumAI), startup yang membangun AI Agent untuk verifikasi kode, baru saja mengumumkan pendanaan Series B senilai $70 juta.
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Qumra Capital dengan partisipasi dari investor kelas atas seperti Maor Ventures, Susa Ventures, dan tokoh industri dari OpenAI serta Meta. Dengan suntikan modal ini, total pendanaan Qodo kini mencapai $120 juta, memperkuat posisinya di garis depan alat pengembangan software berbasis AI.
Menjawab Krisis Kualitas Kode
Itamar Friedman, CEO dan Co-founder Qodo, menekankan bahwa menghasilkan kode dan memverifikasi kode memerlukan pendekatan yang berbeda. Meskipun model bahasa besar (LLM) seperti GPT-4 sangat pandai menulis potongan kode, mereka sering kali gagal dalam memahami logika bisnis yang kompleks atau standar spesifik perusahaan.
"Perusahaan menyadari bahwa sekadar memproduksi kode lebih cepat tidaklah cukup. Mereka butuh jaminan bahwa kode tersebut tidak merusak sistem yang sudah ada," ujar Friedman. Qodo 2.0, sistem multi-agent terbaru mereka, dirancang untuk melakukan review mendalam dan mendeteksi bug logika lintas file yang sering terlewatkan oleh alat konvensional.
Dampak bagi Industri di Indonesia
Fenomena ini memberikan pelajaran berharga bagi ekosistem digital di Indonesia yang sedang gencar mengadopsi AI:
- Prioritas Kualitas di Atas Kuantitas: Bagi startup lokal, efisiensi coding harus dibarengi dengan sistem pengujian yang ketat agar integritas aplikasi tetap terjaga.
- Pergeseran Peran Developer: Pengembang di Indonesia perlu meningkatkan keahlian mereka dalam mengawasi (orchestrating) AI Agent daripada sekadar menulis baris kode manual.
- Keamanan Produk Digital: Dengan adanya alat verifikasi otomatis, risiko kerentanan keamanan pada aplikasi fintech atau e-commerce dapat diminimalisir secara signifikan sejak tahap pengembangan.
Saat ini, Qodo telah digunakan oleh lebih dari 1 juta pengembang secara global dan bermitra dengan perusahaan raksasa seperti NVIDIA, Walmart, dan Intel untuk menjaga standar kualitas software mereka.
Pantau terus perkembangan teknologi AI terbaru. Bergabunglah dengan komunitas pengembang kami untuk update mingguan.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


