Advertisement

Ad space available

Berita AI

Claude Alami Lonjakan Pengguna, Lampaui Unduhan ChatGPT Usai Boikot Pentagon

Aplikasi Claude mencatatkan rekor unduhan harian yang melampaui ChatGPT setelah Anthropic menolak kerja sama pengawasan militer dengan Pentagon. Fenomena ini menunjukkan peningkatan kepercayaan konsumen terhadap etika AI.

Tim Rekayasa AI
Penulis
6 Maret 2026
4 min read
#Claude#Anthropic#ChatGPT#AI Ethics#Artificial Intelligence
Claude Alami Lonjakan Pengguna, Lampaui Unduhan ChatGPT Usai Boikot Pentagon

Claude Alami Lonjakan Pengguna, Lampaui Unduhan ChatGPT Usai Boikot Pentagon

SAN FRANCISCO, (6 Maret 2026)

Key Takeaway
  • Unduhan harian Claude mencapai 149.000, melampaui ChatGPT yang mencatat 124.000 unduhan pada awal Maret 2026.
  • Pertumbuhan ini dipicu oleh sikap etis Anthropic yang menolak penggunaan AI untuk pengawasan massal dan senjata otonom oleh Pentagon.
  • Jumlah Daily Active Users (DAU) Claude melonjak 183% sejak awal tahun, mencapai 11,3 juta pengguna aktif.

Popularitas Claude, chatbot AI besutan Anthropic, terus menunjukkan tren peningkatan signifikan di kalangan pengguna ritel. Mengutip laporan dari TechCrunch yang disusun oleh Sarah Perez, lonjakan ini terjadi tepat setelah perusahaan mengalami perselisihan dengan Pentagon terkait kebijakan penggunaan teknologi AI.

Melansir data dari penyedia intelijen aplikasi Appfigures, unduhan aplikasi mobile Claude di Amerika Serikat kini secara konsisten melampaui ChatGPT. Pada 2 Maret 2026, Claude mencatatkan estimasi 149.000 unduhan harian, sementara ChatGPT berada di angka 124.000 unduhan.

Dampak Sikap Etis Terhadap Pertumbuhan

Lonjakan ini diyakini merupakan respons positif konsumen terhadap keputusan CEO Anthropic, Dario Amodei, yang menolak izin bagi pemerintah untuk menggunakan sistem AI mereka dalam pengawasan massal atau menggerakkan senjata otonom penuh. Akibat keputusan tersebut, Anthropic sempat dilabeli sebagai supply-chain risk oleh Departemen Pertahanan AS. Namun, data menunjukkan bahwa sikap tersebut justru membuat konsumen lebih memilih Claude dibandingkan kompetitornya.

Berdasarkan data Similarweb, aplikasi Claude di perangkat iOS dan Android mencatatkan 11,3 juta Daily Active Users (DAU) pada awal Maret. Angka ini naik drastis sebesar 183% dari awal tahun yang hanya berkisar di 4 juta pengguna. Meskipun ChatGPT masih mendominasi pasar secara keseluruhan dengan 250,5 juta DAU, momentum pertumbuhan Claude saat ini dianggap sangat agresif.

Selain aplikasi mobile, Web Traffic Claude juga dilaporkan meningkat 43% secara bulanan (month-over-month) pada Februari, atau melonjak 297,7% jika dibandingkan tahun lalu. Di sisi lain, trafik web ChatGPT justru mengalami penurunan sebesar 6,5% pada periode yang sama.

Ekspansi Global dan Ranking App Store

Anthropic mengonfirmasi bahwa Claude kini mendapatkan lebih dari 1 juta pendaftaran baru setiap harinya. Saat ini, Claude menempati posisi nomor satu di App Store Amerika Serikat dan 15 negara lainnya, termasuk Singapura, Inggris, dan beberapa negara Eropa. Perusahaan menyatakan bahwa Claude telah memecahkan rekor pendaftaran barunya sendiri setiap hari di hampir semua negara tempat layanan ini tersedia.

Dampak bagi Indonesia

Fenomena lonjakan pengguna Claude secara global juga mulai terasa di Indonesia, terutama bagi komunitas pengembang dan profesional yang mengedepankan privasi data. Berikut adalah beberapa poin dampaknya:

  1. Aksesibilitas dan Harga: Layanan Claude Pro tetap dibanderol seharga USD 20 atau sekitar Rp315.000 - Rp320.000 per bulan. Bagi pengguna di Indonesia, Claude menjadi alternatif utama saat limitasi pada model lain dirasa terlalu membatasi produktivitas.
  2. Pemanfaatan API: Meningkatnya kredibilitas Anthropic mendorong lebih banyak startup lokal untuk mengintegrasikan Claude melalui API mereka guna membangun solusi Generative AI yang lebih aman dan etis.
  3. Kesadaran Privasi: Sikap tegas Anthropic terhadap militer meningkatkan literasi digital pengguna di Indonesia mengenai pentingnya memilih penyedia LLM (Large Language Model) yang memiliki batasan etika yang jelas terkait penggunaan data pengguna.

Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin