Advertisement

Ad space available

Berita AI

Peacock Rilis Fitur Video AI dan Konten Vertikal ala TikTok untuk Mobile

Peacock meluncurkan fitur video berbasis Generative AI dan format vertikal untuk meningkatkan keterlibatan pengguna mobile. Inovasi ini mencakup avatar AI Andy Cohen hingga siaran langsung NBA yang dioptimalkan untuk layar ponsel.

Tim Rekayasa AI
Penulis
13 Maret 2026
4 min read
#Peacock#Generative AI#Mobile Gaming#NBA#Streaming Service
Peacock Rilis Fitur Video AI dan Konten Vertikal ala TikTok untuk Mobile

Peacock Transformasi Layanan Streaming dengan Generative AI dan Video Vertikal

NEW YORK, (13 MARET 2026)

Key Takeaway
  • Peacock memperkenalkan "Your Bravoverse", fitur video pendek yang dipandu oleh Generative AI avatar Andy Cohen.
  • Platform ini meluncurkan siaran langsung NBA dalam format vertikal menggunakan AI real-time cropping untuk pengguna mobile.
  • Ekspansi ke sektor mobile gaming melalui kemitraan dengan Wolf Games untuk menghadirkan game misteri berbasis AI.

Peacock secara resmi mengumumkan strategi barunya yang berfokus pada dua hal utama: AI dan hiburan mobile-first. Melansir laporan dari TechCrunch, layanan streaming milik NBCUniversal ini tengah merombak aplikasi mobile-nya agar memiliki pengalaman pengguna yang menyerupai gabungan antara TikTok, hub casual gaming, dan layanan streaming konvensional.

Dalam acara pers yang digelar kemarin, Peacock memamerkan fitur unggulan bernama "Your Bravoverse". Fitur ini dirancang khusus bagi penggemar konten Bravo seperti franchise "The Real Housewives". Dengan memanfaatkan lebih dari 5.000 jam rekaman, sistem ini merangkai klip pendek menjadi playlist yang personal. Menariknya, pengguna akan dipandu oleh avatar Generative AI dari host ternama, Andy Cohen, yang bertindak sebagai narator untuk menghubungkan alur cerita antar musim.

Teknologi di Balik Layar dan Konten Olahraga

Secara teknis, Peacock menjelaskan bahwa sistem ini menggunakan Computer Vision untuk mengidentifikasi momen kunci dalam pustaka konten mereka. AI Agent yang dilatih berdasarkan perilaku penggemar Bravo membantu menentukan konten apa yang paling diminati. Peacock mengklaim teknologi ini mampu menghasilkan lebih dari 600 miliar variasi tayangan yang dipersonalisasi.

Selain konten lifestyle, Peacock juga bereksperimen dengan siaran olahraga. Mereka mengumumkan bahwa penggemar NBA kini dapat menikmati pertandingan dalam format vertikal. Fitur ini didukung oleh AI-driven real-time cropping yang secara otomatis memotong bingkai video agar optimal di layar ponsel tanpa kehilangan aksi utama di lapangan.

Langkah ini merupakan respon terhadap tren global di mana platform streaming seperti Disney+ dan Netflix juga mulai mengadopsi format feed video pendek untuk bersaing memperebutkan atensi pengguna yang biasanya menghabiskan waktu di media sosial.

Ekspansi ke AI Gaming

Peacock juga memperluas lini mobile gaming mereka dengan meluncurkan dua game misteri baru, Law & Order: Clue Hunter dan Public Eye. Kedua judul ini dikembangkan oleh startup AI gaming, Wolf Games. Dalam permainan ini, pemain akan mengumpulkan petunjuk dan menggunakan AI Assistant untuk membantu memecahkan kasus kriminal secara interaktif.

Strategi agresif ini muncul di tengah upaya Peacock untuk menekan kerugian finansial. Meskipun jumlah pelanggan tumbuh menjadi 44 juta, platform ini melaporkan kerugian sebesar $552 juta (sekitar Rp 8,6 triliun) pada kuartal keempat tahun 2025. Dengan fitur interaktif ini, Peacock berharap dapat meningkatkan angka keterlibatan (engagement) dan retensi pengguna.

Dampak bagi Indonesia

Meski Peacock saat ini belum tersedia secara resmi di pasar Indonesia, inovasi ini memberikan gambaran jelas bagi industri streaming lokal (seperti Vidio atau Vision+). Fenomena "TikTok-ifikasi" aplikasi streaming diprediksi akan segera merambah layanan lokal untuk menggaet demografi Gen Z dan Milenial yang sangat mobile-oriented.

Selain itu, penggunaan Generative AI untuk melakukan real-time cropping pada siaran olahraga vertikal sangat relevan bagi audiens Indonesia. Mengingat tingginya konsumsi konten olahraga (seperti BRI Liga 1 atau Premier League) melalui smartphone, teknologi AI ini dapat menjadi standar baru dalam memberikan pengalaman menonton yang lebih ergonomis tanpa perlu memutar posisi perangkat.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin