Ad space available
OpenAI Amankan 10GW untuk GPT-5.5, Proyek Stargate Dipercepat
OpenAI sukses mengamankan infrastruktur komputasi sebesar 10GW untuk mendukung visi kecerdasan buatan umum. Langkah ini mempercepat jadwal pelatihan model terbaru mereka, GPT-5.5, melalui proyek ambisius Stargate.

OpenAI Amankan 10GW untuk GPT-5.5, Proyek Stargate Dipercepat
SAN FRANCISCO, (29 April 2026)
- OpenAI telah melampaui target infrastruktur AI sebesar 10GW lebih cepat dari jadwal semula pada tahun 2029.
- Model terbaru GPT-5.5 kini resmi memasuki tahap pelatihan menggunakan sistem NVIDIA GB200 di fasilitas Stargate Abilene.
- Inovasi pendinginan closed-loop digunakan untuk memastikan operasional pusat data tetap ramah lingkungan dan hemat air.
OpenAI mengumumkan pencapaian monumental dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan global. Perusahaan secara resmi telah mengamankan kapasitas daya sebesar 10GW melalui Proyek Stargate, sebuah inisiatif ambisius yang dirancang untuk membangun fondasi komputasi skala besar guna mencapai Artificial General Intelligence (AGI). Pencapaian ini melampaui target awal yang direncanakan selesai pada tahun 2029.
Percepatan ini didorong oleh integrasi lebih dari 3GW kapasitas baru hanya dalam kurun waktu 90 hari terakhir. Sam Altman, CEO OpenAI, menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor antara penyedia energi, pengembang pusat data, dan produsen perangkat keras seperti NVIDIA dan Oracle menjadi kunci utama keberhasilan ini. Infrastruktur ini akan menjadi mesin utama bagi generasi penerus AI yang lebih efisien.
Pelatihan GPT-5.5 dan Efisiensi Energi
Fokus utama dari perluasan ini adalah pelatihan model tercanggih OpenAI saat ini, GPT-5.5. Pelatihan dilakukan di fasilitas unggulan di Abilene, Texas, yang memanfaatkan teknologi Oracle Cloud Infrastructure. Dengan dukungan ribuan unit chip NVIDIA GB200, GPT-5.5 diharapkan membawa peningkatan drastis dalam kemampuan penalaran dan pemahaman kontekstual dibandingkan pendahulunya.
Selain performa, OpenAI juga menekankan aspek keberlanjutan. Proyek Stargate di Abilene menerapkan teknologi closed-loop cooling yang menyirkulasikan air dalam pipa tertutup. Metode ini diklaim mampu mengurangi konsumsi air tahunan hingga setara dengan penggunaan rumah tangga biasa, mematahkan stigma negatif mengenai borosnya sumber daya air pada pusat data skala besar.
Relevansi bagi Ekosistem Digital Indonesia
Perkembangan infrastruktur OpenAI ini memberikan sinyal positif bagi pelaku industri teknologi di Indonesia. Pertama, ketersediaan model yang lebih kuat seperti GPT-5.5 akan membuka peluang baru bagi pengembang lokal untuk membangun aplikasi yang lebih cerdas dan adaptif. Kedua, standar pusat data hijau yang diterapkan di Proyek Stargate dapat menjadi acuan bagi pembangunan data center di Indonesia, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya air.
Dengan infrastruktur yang semakin matang, biaya akses terhadap AI tingkat tinggi diprediksi akan semakin terjangkau, memungkinkan transformasi digital yang lebih merata di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga layanan publik.
Ingin mendalami perkembangan AI lebih lanjut? Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi dan update harian.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


