Ad space available
NVIDIA Spectrum-X Kini Dukung MRC, Standar Baru Networking AI Gigascale
NVIDIA resmi membuka protokol Multipath Reliable Connection (MRC) untuk industri guna meningkatkan efisiensi pelatihan AI skala besar pada platform Spectrum-X.

NVIDIA Spectrum-X Kini Dukung MRC, Standar Baru Networking AI Gigascale
SANTA CLARA, (6 Mei 2026)
- NVIDIA memperkenalkan Multipath Reliable Connection (MRC), protokol transportasi RDMA terbuka untuk efisiensi networking AI skala besar.
- Teknologi ini telah diadopsi oleh pemimpin industri seperti OpenAI, Microsoft, dan Oracle untuk melatih LLM generasi terbaru.
- Spectrum-X dengan MRC mampu mendeteksi kegagalan jalur jaringan dalam mikrodetik, memastikan GPU tetap bekerja tanpa gangguan.
Melansir laporan resmi dari NVIDIA Blog, infrastruktur scale-out NVIDIA Spectrum-X Ethernet kini menetapkan standar baru untuk Gigascale AI dengan kehadiran Multipath Reliable Connection (MRC). Mengutip pernyataan Gilad Shainer dari NVIDIA, protokol transportasi RDMA ini telah terbukti sukses meningkatkan performa pada perangkat keras Spectrum-X dan kini spesifikasinya dibuka untuk seluruh industri melalui Open Compute Project (OCP).
Teknologi ini dirancang khusus untuk memenuhi ambisi pembangunan AI Factory yang semakin masif. Pemain besar di industri teknologi seperti OpenAI, Microsoft, dan Oracle telah mulai mengimplementasikan MRC untuk memastikan infrastruktur mereka tetap tangguh dalam menangani beban kerja pelatihan AI yang sangat besar.
Revolusi Jalur Data untuk GPU
MRC bekerja dengan cara yang cerdas; jika diibaratkan, ia mengubah jalan satu jalur yang melintasi kota menjadi sistem kisi jalan raya yang dilengkapi aplikasi lalu lintas real-time. Protokol ini memungkinkan satu koneksi RDMA untuk mendistribusikan lalu lintas data ke berbagai jalur jaringan sekaligus, meningkatkan throughput dan load balancing pada fabric pelatihan AI.
Sachin Katti, Head of Industrial Compute di OpenAI, menyatakan bahwa penerapan MRC pada generasi Blackwell sangat sukses. "Pendekatan end-to-end dari MRC memungkinkan kami menghindari perlambatan dan gangguan jaringan yang umum terjadi, sehingga menjaga efisiensi pelatihan model frontier pada skala besar," ungkapnya.
Selain itu, MRC pada Spectrum-X menawarkan teknologi failure bypass yang mampu mendeteksi kegagalan jalur jaringan hanya dalam hitungan mikrodetik. Hal ini sangat krusial karena dalam klaster pelatihan AI dengan ribuan GPU, gangguan jaringan sekecil apa pun dapat menyebabkan GPU idle time yang merugikan secara finansial dan waktu.
Fleksibilitas dan Standar Terbuka
Keunggulan utama dari NVIDIA Spectrum-X adalah fleksibilitasnya. Pelanggan kini memiliki pilihan model transportasi RDMA, baik menggunakan Adaptive RDMA bawaan Spectrum-X maupun protokol MRC yang baru saja dibuka. Keduanya berjalan secara native di atas NVIDIA ConnectX SuperNICs dan Spectrum-X Ethernet switches.
Inovasi lain yang mendukung efisiensi ini adalah desain jaringan multiplanar. Dengan dukungan akselerasi perangkat keras untuk load balancing di berbagai plane jaringan, latensi tetap rendah meskipun klaster diperluas hingga ratusan ribu GPU.
Dampak bagi Indonesia
Kehadiran standar terbuka seperti MRC pada ekosistem NVIDIA Spectrum-X membawa angin segar bagi pengembangan infrastruktur digital di Indonesia. Saat ini, banyak penyedia Data Center lokal di kawasan Jabodetabek dan Batam sedang bertransformasi menjadi penyedia layanan Cloud Computing khusus AI.
Implementasi teknologi ini memungkinkan perusahaan teknologi di Indonesia untuk membangun klaster GPU yang lebih efisien tanpa harus terkunci pada protokol tertutup. Meskipun biaya perangkat keras networking ini bisa mencapai angka miliaran Rupiah (IDR) untuk skala enterprise, efisiensi yang ditawarkan dalam mengurangi downtime pelatihan Generative AI akan sangat membantu menekan biaya operasional (OpEx) jangka panjang.
Hal ini juga mendukung inisiatif Sovereign AI yang sedang didorong oleh pemerintah, di mana kedaulatan data dan kemampuan pemrosesan AI nasional memerlukan infrastruktur networking yang stabil, resilien, dan berbasis standar industri global.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


