Advertisement

Ad space available

Berita AI

Netflix Akuisisi Startup AI Ben Affleck Senilai US$600 Juta

Netflix dikabarkan telah mengakuisisi InterPositive, startup AI milik Ben Affleck, dengan nilai fantastis mencapai US$600 juta. Langkah strategis ini memperkuat posisi raksasa streaming tersebut dalam mengintegrasikan AI ke industri perfilman.

Tim Rekayasa AI
Penulis
11 Maret 2026
3 min read
#Netflix#AI#Ben Affleck#InterPositive#Generative AI
Netflix Akuisisi Startup AI Ben Affleck Senilai US$600 Juta

Netflix Akuisisi Startup AI Ben Affleck Senilai US$600 Juta

LOS ANGELES, (11 Maret 2026)

Key Takeaway
  • Netflix mengakuisisi InterPositive, perusahaan AI yang didirikan oleh Ben Affleck, dengan nilai kesepakatan mencapai US$600 juta.
  • Teknologi InterPositive difokuskan pada efisiensi post-production, seperti memperbaiki isu kontinuitas, tanpa menghasilkan konten baru secara generatif.
  • Akuisisi ini menjadi salah satu transaksi terbesar Netflix, menyaingi pembelian Roald Dahl Story Company senilai US$700 juta.

Melansir laporan dari TechCrunch, Netflix baru saja mengumumkan akuisisi terhadap InterPositive, sebuah perusahaan AI yang ikut didirikan oleh aktor kawakan Ben Affleck. Perusahaan ini memiliki spesialisasi dalam membantu para pembuat film mengedit rekaman pada tahap post-production.

Mengutip data dari Bloomberg, kesepakatan ini diperkirakan bernilai hingga US$600 juta (sekitar Rp9,4 triliun). Nilai ini berpotensi menempatkan InterPositive sebagai salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah Netflix, hanya terpaut sedikit dari akuisisi Roald Dahl Story Company yang mencapai US$700 juta beberapa tahun lalu.

Fokus pada Efisiensi Produksi

Meski Netflix belum memberikan rincian publik mengenai detail finansialnya, sumber internal menyebutkan bahwa pembayaran tunai mungkin lebih rendah dari angka tersebut, dengan sisa pembayaran terikat pada target performa tertentu.

InterPositive mengembangkan berbagai tools yang membantu sineas bekerja lebih efisien. Teknologi mereka mampu menangani masalah kontinuitas atau menyempurnakan adegan tertentu. Penting untuk dicatat bahwa teknologi ini tidak dirancang untuk menciptakan konten baru dari nol melalui Generative AI atau menggunakan rekaman tanpa izin, sebuah poin krusial di tengah perdebatan hak cipta saat ini.

Langkah Netflix ini sejalan dengan tren industri di Hollywood. Pesaingnya, Amazon, juga tengah membangun tim internal untuk integrasi AI dalam proyek film dan TV, sementara Disney telah menjalin kerja sama eksklusif dengan OpenAI.

Tantangan dan Kritik Industri

Namun, tidak semua pihak menyambut baik tren ini. Para pekerja di industri film telah menyuarakan kekhawatiran mengenai potensi hilangnya lapangan kerja. Selain itu, muncul perdebatan mengenai apakah perusahaan AI memberikan kompensasi yang adil kepada para kreator atas data yang digunakan untuk melatih model mereka.

Dampak bagi Indonesia

Akuisisi senilai US$600 juta atau setara dengan Rp9,46 triliun (asumsi kurs Rp15.775) ini menunjukkan betapa masifnya investasi teknologi di industri konten global. Bagi industri perfilman di Indonesia, langkah Netflix ini kemungkinan akan membawa standar baru dalam efisiensi biaya produksi.

  1. Standarisasi Teknologi: Filmmaker lokal yang memproduksi Netflix Originals di Indonesia kemungkinan besar akan mendapatkan akses atau keharusan menggunakan standar efisiensi post-production berbasis AI ini.
  2. Efisiensi Biaya: Dengan teknologi yang mampu memperbaiki kesalahan kontinuitas secara otomatis, biaya untuk reshoot (syuting ulang) yang mahal bisa ditekan, memberikan ruang anggaran lebih besar bagi elemen kreatif lainnya di produksi film tanah air.
  3. Regulasi dan Etika: Seiring masuknya teknologi ini ke ekosistem produksi lokal, Indonesia perlu mempercepat regulasi mengenai penggunaan AI di sektor kreatif guna melindungi hak-hak pekerja seni lokal dari ancaman otomasi total.

Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin