Advertisement

Ad space available

Berita AI

Lotus Health Kumpulkan Rp567 M, Tawarkan AI Dokter Gratis 24/7

Startup Lotus Health meraih pendanaan Serie A US$35 juta untuk mengembangkan layanan AI dokter primer yang sepenuhnya gratis, tersedia 24 jam dalam 50 bahasa, dan sudah berlisensi di seluruh Amerika Serikat.

Tim Rekayasa AI
Penulis
3 Februari 2026
3 min read
#Lotus Health#AI dokter#kesehatan digital#pendanaan startup#telemedicine
Lotus Health Kumpulkan Rp567 M, Tawarkan AI Dokter Gratis 24/7

AI Dokter Gratis dari Lotus Siap Guncang Layanan Kesehatan Amerika

San Francisco, 3 Februari 2026 — Lotus Health, startup yang baru berdiri pada Mei 2024, berhasil mengumpulkan US$35 juta (sekitar Rp567 miliar) pada putaran Serie A yang dipimpin oleh CRV dan Kleiner Perkins, menaikkan total pendanaan mereka menjadi US$41 juta. Dana segar ini akan digunakan untuk memperluas layanan AI dokter primer yang sepenuhnya gratis dan beroperasi 24 jam di 50 negara bagian Amerika Serikat.

Key Takeaway
  • Lotus menawarkan konsultasi, diagnosis, resep, dan rujukan spesialis tanpa biaya sepeser pun.
  • Model AI-nya diverifikasi oleh dokter manusia dari universitas top seperti Stanford, Harvard, dan UCSF untuk mencegah kesalahan diagnosis.

Dari Aplikasi Kencan ke Kesehatan Digital

KJ Dhaliwal, pendiri Lotus Health, sebelumnya menjual aplikasi kencan Dil Mil seharga US$50 juta pada 2019. Ia terinspirasi membangun layanan kesehatan berbasis AI setelah sejak kecil menjadi juru bahasa medis bagi orang tuanya dan menyaksikan ketidakefisienan sistem kesehatan AS.

"AI memberikan saran, tapi dokter sungguhan yang menandatangani hasil akhirnya," kata Dhaliwal, menegaskan bahwa setiap rencana pengobatan tetap direview oleh dokter berlisensi.

Model Bisnis Tanpa Tarif

Berbeda dengan kompetitor seperti Doctronic yang juga mengembangkan AI dokter, Lotus membedakan diri dengan tidak memungut biaya kepada pasien. Dhaliwal mengatakan model monetisasi masa depan bisa berupa langganan premium atau konten berbayar, namun fokus saat ini adalah pertumbuhan pengguna dan pengembangan produk.

Regulasi dan Keamanan

Lotus mengklaim memiliki lisensi praktik di semua negara bagian, asuransi malpraktik, serta sistem yang mematuhi HIPAA. Bila pasien memerlukan pemeriksaan fisik atau kondisi gawat darurat, platform akan merujuk ke layanan kesehatan tatap muka terdekat.

Tantangan dan Peluang

Meski menghadapi kerumitan regulasi kesehatan di AS, investor CRV Saar Gur menyatakan peluang besar untuk merevolusi model layanan primer. Dengan kekurangan dokter umum, Lotus mengklaim dapat menangani sepuluh kali lipat pasien dibanding praktik tradisional.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin