Advertisement

Ad space available

Berita AI

Google Perkuat Aliansi dengan Thinking Machines Lab Lewat Deal Miliaran Dolar

Startup milik Mira Murati, Thinking Machines Lab, resmi menggandeng Google Cloud dalam kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk infrastruktur AI terbaru.

Tim Rekayasa AI
Penulis
22 April 2026
4 min read
#Google Cloud#Thinking Machines Lab#Nvidia GB300#Mira Murati#Cloud Computing
Google Perkuat Aliansi dengan Thinking Machines Lab Lewat Deal Miliaran Dolar

Google Perkuat Aliansi dengan Thinking Machines Lab Lewat Deal Miliaran Dolar

SAN FRANCISCO, (22 APRIL 2026)

Key Takeaway
  • Thinking Machines Lab menandatangani kontrak bernilai miliaran dolar dengan Google Cloud untuk akses infrastruktur AI.
  • Kesepakatan mencakup penggunaan GPU Nvidia GB300 terbaru yang menawarkan peningkatan kecepatan training hingga 2x lipat.
  • Kerja sama ini difokuskan untuk mendukung beban kerja reinforcement learning pada tool automasi model AI mereka, Tinker.

Thinking Machines Lab, startup yang didirikan oleh mantan eksekutif OpenAI Mira Murati, telah menandatangani perjanjian baru bernilai miliaran dolar untuk memperluas penggunaan infrastruktur AI di Google Cloud. Mengutip laporan eksklusif dari TechCrunch, kerja sama ini mencakup sistem AI yang ditenagai oleh GPU terbaru dari Nvidia, yakni seri GB300.

Melansir data dari sumber yang memahami masalah tersebut, nilai kesepakatan ini berada di angka miliaran dolar tunggal (single-digit billions). Kesepakatan tersebut memberikan Thinking Machines Lab akses ke sistem AI tercanggih Google yang dibangun di atas chip GB300, serta layanan infrastruktur untuk mendukung training dan deployment model AI mereka secara masif.

Google saat ini tengah gencar melakukan kesepakatan cloud dengan berbagai pengembang Generative AI. Langkah ini bertujuan untuk mengintegrasikan penawaran AI computing mereka dengan layanan cloud lainnya seperti storage, Kubernetes engine, dan Spanner (produk database Google). Sebelumnya, Anthropic juga telah menandatangani kontrak serupa dengan Google dan Broadcom untuk kapasitas TPU (Tensor Processing Unit).

Thinking Machines Lab didirikan oleh Murati pada Februari 2025. Perusahaan ini sempat menghebohkan industri saat meraih pendanaan seed round sebesar USD 2 miliar dengan valuasi mencapai USD 12 miliar. Produk unggulan mereka, Tinker, merupakan sebuah tool yang mengotomatisasi pembuatan custom frontier AI models.

Dalam rilis resminya, Google mencatat bahwa infrastruktur mereka mampu mendukung beban kerja reinforcement learning yang menjadi fondasi arsitektur Tinker. Sebagai salah satu pelanggan pertama yang mengakses sistem bertenaga GB300, Thinking Machines Lab akan mendapatkan peningkatan performa 2x lipat dalam hal training dan serving dibandingkan generasi GPU sebelumnya.

Dampak bagi Indonesia

Investasi masif pada infrastruktur AI global ini memberikan dampak signifikan bagi ekosistem teknologi di Indonesia, terutama dalam hal standar kecepatan inovasi. Penggunaan GPU Nvidia GB300 yang mampu meningkatkan efisiensi hingga 2x lipat akan mempercepat hadirnya solusi AI Agent yang lebih responsif bagi perusahaan lokal yang mengadopsi teknologi berbasis cloud dari Google.

Secara finansial, nilai kesepakatan miliaran dolar ini (setara puluhan triliun Rupiah) menunjukkan betapa mahalnya biaya Cloud Computing untuk pengembangan AI di level frontier. Hal ini kemungkinan akan memicu penyesuaian strategi investasi pada perusahaan rintisan di Indonesia untuk lebih fokus pada efisiensi penggunaan Data Center. Selain itu, seiring dengan semakin canggihnya teknologi reinforcement learning yang dibawa ke pasar melalui tool seperti Tinker, pelaku industri di Indonesia akan memiliki akses ke kustomisasi LLM yang lebih murah dan otomatis, tanpa perlu membangun infrastruktur dari nol.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin