Ad space available
Google Photos Rilis AI 'Clueless Closet': Kelola Lemari Digital dari Foto
Google memperkenalkan fitur AI baru yang terinspirasi dari film 'Clueless' untuk mengelola pakaian secara digital. Pengguna kini bisa melakukan virtual try-on langsung dari Google Photos.

Google Photos Gunakan AI untuk Wujudkan Lemari Ikonik 'Clueless' Jadi Nyata
MOUNTAIN VIEW, (29 April 2026)
- Google Photos meluncurkan fitur bertenaga AI yang secara otomatis mendeteksi pakaian di galeri foto untuk membuat katalog lemari digital.
- Pengguna dapat melakukan mix-and-match pakaian secara virtual dan mencoba tampilan melalui fitur Virtual Try-on.
- Fitur ini akan tersedia di Android pada musim panas 2026, diikuti oleh perangkat iOS di bagian 'Collections'.
Google Photos pada hari Rabu mengumumkan fitur baru berbasis AI yang akan segera mengubah foto-foto pakaian Anda menjadi lemari digital. Mengutip laporan dari TechCrunch, fitur ini memungkinkan pengguna untuk merancang ide pakaian baru dan bahkan melakukan Virtual Try-on untuk melihat kecocokan gaya tersebut pada diri mereka tanpa harus mencoba baju secara fisik.
Ide ini secara terang-terangan mengambil inspirasi dari lemari virtual ikonik milik karakter Cher dalam film "Clueless", di mana ia bisa menggeser berbagai kombinasi busana melalui layar komputer sebelum memutuskan apa yang akan dikenakan.
Otomatisasi Wardrobe dengan Generative AI
Melansir data dari pengumuman resminya, Google menyatakan bahwa fitur baru ini akan memanfaatkan teknologi AI untuk secara otomatis membuat salinan lemari pakaian Anda berdasarkan potongan pakaian yang muncul di library Google Photos. Dari aplikasi tersebut, pengguna dapat memfilter item berdasarkan kategori seperti atasan, bawahan, perhiasan, dan lainnya, lalu memadupadankannya untuk membuat berbagai setelan.
Selama ini, konsep lemari digital sering dianggap sebagai simbol kemewahan dan gaya hidup eksklusif. Google bertaruh bahwa kemajuan Generative AI akan membuat alat semacam ini dapat diakses oleh siapa saja. Hasil kurasi pakaian tersebut nantinya bisa dibagikan kepada teman atau disimpan ke dalam digital moodboard untuk berbagai acara.
Dampak bagi Indonesia
- Demokratisasi Fashion Tech: Teknologi Virtual Try-on yang biasanya hanya tersedia di aplikasi brand mewah kini bisa dinikmati secara gratis oleh pengguna smartphone di Indonesia.
- Tren Kreator Konten: Influencer fashion lokal akan mendapatkan alat gratis untuk merencanakan OOTD tanpa harus membongkar lemari secara fisik.
- Efisiensi Belanja: Konsumen dapat lebih bijak dalam berbelanja pakaian baru dengan memadupadankan item yang sudah ada, membantu mengurangi limbah tekstil.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


