Advertisement

Ad space available

Berita AI

Google Maps Rilis Fitur 'Ask Maps' Berbasis AI Gemini dan Navigasi Imersif

Google memperkenalkan fitur percakapan 'Ask Maps' bertenaga Gemini dan pembaruan navigasi imersif 3D yang revolusioner. Pembaruan ini diklaim sebagai transformasi terbesar layanan navigasi dalam satu dekade terakhir.

Tim Rekayasa AI
Penulis
12 Maret 2026
4 min read
#Google Maps#Gemini AI#Immersive Navigation#Artificial Intelligence#Tech News
Google Maps Rilis Fitur 'Ask Maps' Berbasis AI Gemini dan Navigasi Imersif

Google Maps Rilis Fitur 'Ask Maps' Berbasis AI Gemini dan Navigasi Imersif

MOUNTAIN VIEW, (12 Maret 2026)

Key Takeaway
  • Fitur 'Ask Maps': Memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan kompleks dengan bahasa natural berkat integrasi Gemini.
  • Immersive Navigation: Menghadirkan tampilan 3D yang detail, termasuk visualisasi jalur jalan, lampu lalu lintas, dan gedung transparan.
  • Personalisasi Cerdas: Sistem menggunakan data pencarian sebelumnya untuk memberikan rekomendasi tempat yang lebih akurat dan relevan.

Google secara resmi mengumumkan pembaruan besar-besaran pada aplikasi navigasinya dengan memperkenalkan fitur percakapan "Ask Maps" yang ditenagai oleh Gemini. Mengutip laporan dari TechCrunch, raksasa teknologi ini juga meluncurkan pengalaman "Immersive Navigation" yang diperbarui, mencakup tampilan 3D, detail jalan yang lebih tajam, serta panduan suara yang lebih natural.

Melansir data resmi perusahaan, fitur "Ask Maps" memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan dunia nyata yang kompleks tanpa harus mengetik kata kunci kaku. Sebagai contoh, pengguna bisa bertanya, "Ponsel saya hampir mati, di mana tempat pengisian daya terdekat yang tidak memiliki antrean panjang untuk kopi?" atau meminta rencana perjalanan lengkap ke destinasi wisata dengan rekomendasi perhentian berdasarkan tips dari pengguna lain di lapangan.

Fitur ini bekerja secara personal dengan memanfaatkan sinyal dari tempat-tempat yang pernah dicari atau disimpan pengguna. Jika Anda terbiasa mencari restoran vegan, fitur AI ini akan secara otomatis memprioritaskan opsi vegan saat Anda mencari tempat berkumpul bersama teman. Saat ini, "Ask Maps" mulai digulirkan untuk pengguna Android dan iOS di Amerika Serikat dan India, dengan versi desktop yang akan menyusul segera.

Transformasi Navigasi Visual

Selain fitur percakapan, Google Maps juga menghadirkan pembaruan "Immersive Navigation". Pembaruan ini menampilkan pandangan 3D yang merefleksikan gedung di sekitar, jembatan layang, dan medan jalan, serupa dengan fitur yang ada pada Apple Maps. Aplikasi kini mampu menonjolkan detail jalan seperti jalur (lanes), penyeberangan pejalan kaki, lampu lalu lintas, hingga rambu berhenti.

Mirian Daniel, VP Google Maps, dalam sebuah taklimat media menyatakan bahwa pembaruan ini dirancang untuk menghilangkan spekulasi saat berkendara. "Navigasi imersif adalah transformasi total dari pengalaman bernavigasi. Ini mencakup visual yang didesain ulang, informasi dunia nyata yang segar, dan panduan yang lebih intuitif," ujarnya.

Google juga memperbarui panduan suara agar terdengar lebih natural. Alih-alih hanya menyebutkan jarak, navigasi kini bisa memberikan instruksi berbasis landmark, seperti "Lewati pintu keluar ini dan ambil pintu berikutnya menuju Illinois 43 South."

Dampak bagi Indonesia

Kehadiran fitur berbasis Gemini dan navigasi imersif ini diprediksi akan membawa dampak signifikan bagi ekosistem digital di Indonesia:

  1. Peningkatan Akurasi Rute: Integrasi data dari komunitas Waze dan Google Maps akan sangat membantu pengguna di kota-kota besar seperti Jakarta untuk menghindari kemacetan dan penutupan jalan secara lebih real-time.
  2. Adopsi AI yang Lebih Luas: Meskipun baru tersedia di AS dan India, dukungan bahasa yang biasanya segera menyusul akan memudahkan pengguna lokal dalam merencanakan rute rumit, terutama bagi wisatawan domestik di daerah seperti Bali atau Yogyakarta.
  3. Edukasi Visual Berkendara: Fitur gedung transparan dan visualisasi jalur jalan sangat krusial bagi pengemudi di Indonesia untuk menghadapi simpang susun yang membingungkan atau perubahan jalur mendadak.
  4. Kompatibilitas Perangkat: Pembaruan ini akan tersedia di Android Auto dan CarPlay, yang semakin banyak digunakan pada unit kendaraan terbaru di pasar otomotif Indonesia (estimasi harga unit head unit mulai dari Rp2.500.000 - Rp7.000.000).

Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin