Ad space available
Google Hadirkan Fitur Canvas di AI Mode untuk Semua Pengguna di AS
Google resmi memperluas akses fitur Canvas dalam AI Mode untuk seluruh pengguna di Amerika Serikat. Fitur ini memudahkan pengguna merancang proyek hingga membangun aplikasi melalui Google Search.

Google Hadirkan Fitur Canvas di AI Mode untuk Semua Pengguna di AS
MOUNTAIN VIEW, (4 Maret 2026)
- Google resmi merilis fitur Canvas dalam AI Mode untuk seluruh pengguna di Amerika Serikat setelah fase uji coba di Google Labs.
- Fitur ini memungkinkan pengguna membuat draf dokumen, melakukan riset mendalam, hingga membangun kode aplikasi secara real-time.
- Pengguna premium (Google AI Pro/Ultra) mendapatkan akses ke model Gemini 3 dengan context window sebesar 1 juta token.
Google telah memperluas akses fitur Canvas dalam AI Mode ke seluruh pengguna di Amerika Serikat dalam bahasa Inggris. Mengutip laporan dari TechCrunch, langkah ini diambil setelah Google pertama kali memperkenalkan fitur tersebut sebagai bagian dari eksperimen Google Labs pada tahun lalu.
Melansir data dari blog resmi perusahaan, Canvas dalam AI Mode dirancang khusus untuk membantu pengguna mengorganisir dan merencanakan proyek atau melakukan riset yang lebih mendalam. Fitur ini sekarang mendukung kemampuan untuk membuat draf dokumen atau membangun perangkat kustom langsung di dalam Google Search.
Kemampuan Kreatif dan Teknis
Google sebelumnya menyarankan penggunaan Canvas untuk tugas-tugas seperti membuat panduan belajar dengan mengunggah catatan kelas. Namun, kini fungsinya semakin luas. Canvas dapat mengubah laporan riset menjadi halaman web, kuis, atau ringkasan audio—sebuah fitur yang memiliki kemiripan fungsi dengan alat riset Google lainnya, Notebook LM.
Pengguna cukup mendeskripsikan ide mereka ke Canvas dan melihat bagaimana AI menghasilkan kode untuk mengubah ide tersebut menjadi aplikasi atau gim yang dapat dibagikan. Selain itu, fitur ini juga dapat digunakan untuk menyempurnakan draf penulisan kreatif dan mendapatkan umpan balik langsung pada proyek yang sedang dikerjakan.
Bagi pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra, Canvas sudah terintegrasi dengan Gemini, memberikan mereka akses ke model terbaru Gemini 3 serta context window sebesar 1 juta token untuk menangani proyek yang lebih kompleks.
Persaingan dengan OpenAI dan Anthropic
Keunggulan utama Google dalam persaingan Generative AI adalah jangkauan Google Search yang digunakan oleh miliaran orang. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup memilih opsi Canvas baru dari menu alat (+) saat berada dalam AI Mode, lalu mendeskripsikan apa yang ingin mereka buat.
Sebuah panel samping akan terbuka, di mana pengguna dapat menarik informasi dari web dan Knowledge Graph milik Google. Jika sedang membangun prototype atau aplikasi, pengguna dapat menguji fungsionalitasnya, melihat kode sumber (underlying code), dan menyempurnakan cara kerja aplikasi melalui interaksi chat dengan Gemini.
Canvas bersaing ketat dengan fitur serupa dari OpenAI dan Anthropic. Namun, terdapat perbedaan teknis: fitur Canvas pada ChatGPT biasanya terpicu secara otomatis berdasarkan kueri, sementara solusi dari Google dan Claude milik Anthropic memerlukan interaksi yang lebih langsung dari pengguna.
Dampak bagi Indonesia
Meski saat ini peluncuran penuh baru mencakup wilayah Amerika Serikat, tren pembaruan Google biasanya akan merambah ke pasar global, termasuk Indonesia, dalam beberapa bulan ke depan.
Bagi pengguna di Indonesia, kehadiran Canvas di AI Mode akan sangat berdampak pada:
- Produktivitas Akademik dan Profesional: Memudahkan mahasiswa dan pekerja kreatif lokal dalam menyusun laporan atau prototype aplikasi tanpa harus berpindah-pindah platform.
- Biaya Langganan: Akses penuh ke fitur tercanggih (Gemini 3) kemungkinan besar tetap terikat pada paket Google One AI Premium yang di Indonesia dibanderol sekitar Rp309.000 per bulan.
- Demokratisasi Coding: Memungkinkan pengembang pemula di Indonesia untuk membangun aplikasi berbasis web dengan bantuan bahasa alami, yang mendukung pertumbuhan ekosistem startup lokal.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


