Advertisement

Ad space available

Berita AI

Firefox Kini Bisa Blokir Semua Fitur AI Generatif

Firefox 148 akan menyematkan kontrol AI baru agar pengguna bisa mematikan seluruh fitur AI generatif—bahkan yang belum dirilis sekalipun. Mozilla menekankan bahwa penggunaan AI tetap menjadi pilihan, bukan kewajiban.

Tim Rekayasa AI
Penulis
3 Februari 2026
3 min read
#Firefox#AI generatif#Mozilla#Browser#Privasi
Firefox Kini Bisa Blokir Semua Fitur AI Generatif

Kontrol AI Komprehensif di Firefox

Jakarta, 2 Februari 2026 — Mozilla mengumumkan Firefox bakal menyediakan tombol khusus agar pengguna bisa memblokir seluruh fitur AI generatif, termasuk fungsi yang belum diluncurkan di masa depan. Update ini akan hadir bersama Firefox 148 yang dirilis pada 24 Februari mendatang.

Key Takeaway
  • Toggle "Block AI enhancements" memungkinkan pengguna mematikan semua fitur AI sekaligus
  • Kontrol terpisah tersedia untuk fitur seperti Terjemahan, pengelompokan tab, pratinjau tautan, dan chatbot AI di sidebar

Pengguna desktop akan menemukan bagian "AI controls" baru di halaman pengaturan. Bila opsi utama diaktifkan, Firefox tidak akan menampilkan popup maupun notifikasi yang mengajak menggunakan fungsi AI apa pun. Meski begitu, mereka tetap bisa menyalakan fitur tertentu secara individual sesuai kebutuhan.

Fitur yang bisa dikonfigurasi mencakup:

  • Terjemahan otomatis halaman
  • Teks alternatif otomatis untuk PDF
  • Pengelompokan tab berbasis AI
  • Pratinjau tautan cerdas
  • Chatbot AI di sidebar (Claude, ChatGPT, Copilot, Gemini, Le Chat Mistral)

AI Sebagai Pilihan, Bukan Kebutuhan

"AI mengubah cara kerja web, dan setiap orang punya pandangan berbeda," tulis Mozilla. "Banyak pengguna ingin bebas sama sekali dari AI, tapi tak sedikit pula yang mengharapkan alat AI yang benar-benar berguna. Kami mendengarkan komunitas dan membangun kontrol ini sebagai komitmen terhadap prinsip pilihan."

Pendekatan ini sejalan dengan janji CEO baru Mozilla, Anthony Enzor-DeMeo, yang menegaskan bahwa "AI harus selalu menjadi pilihan yang bisa dimatikan dengan mudah".

Mozilla kini berpacu menambah fitur AI untuk tetap kompetitif di tengah kehadiran browser anyar seperti Arc, Perplexity, hingga browser berbasis AI dari OpenAI. Sambil mengembangkan fungsi AI, perusahaan juga menggalang "rebel alliance" startup, pengembang, dan teknologis masyarakat sipil untuk menjaga transparansi dan menyeimbangkan kekuatan OpenAI serta Anthropic. Dana cadangan USD 1,4 miliar disiapkan mendanai bisnis teknologi dan organisasi nirlaba yang sejalan dengan misi ini.

Firefox 148 akan mulai didistribusikan secara bertahal pada 24 Februasi 2026. Pengguna bisa memeriksa pembaruan melalui menu Bantuan > Tentang Firefox setelah tanggal tersebut.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin