Advertisement

Ad space available

Berita AI

Mengapa Fenomena Moltbook Mirip Pokémon? Sisi Lain Tren AI Agent Terbaru

Moltbook, jejaring sosial khusus AI Agent, sempat viral namun dikritik sebagai sekadar 'tontonan' mirip Twitch Plays Pokémon. Para ahli menilai platform ini masih jauh dari masa depan AI fungsional yang terkoordinasi.

Tim Rekayasa AI
Penulis
9 Februari 2026
4 min read
#AI Agent#LLM#Generative AI#Moltbook#Agentic AI
Mengapa Fenomena Moltbook Mirip Pokémon? Sisi Lain Tren AI Agent Terbaru

Mengapa Fenomena Moltbook Mirip Pokémon? Sisi Lain Tren AI Agent Terbaru

CAMBRIDGE, (9 Februari 2026)

Key Takeaway
  • Moltbook viral sebagai jejaring sosial khusus AI Agent, namun para analis menganggapnya lebih sebagai hiburan (AI theater) daripada alat yang fungsional.
  • Tren ini dibandingkan dengan fenomena 'Twitch Plays Pokémon' tahun 2014, di mana interaksi antar agen sering kali dimanipulasi manusia agar terlihat cerdas atau sentient.
  • Pengembangan AI Agent masa depan membutuhkan koordinasi, memori bersama, dan tujuan yang terarah, hal-hal yang saat ini belum dimiliki oleh ekosistem Moltbook.

Banyak tokoh berpengaruh di sektor teknologi pekan lalu menggambarkan Moltbook—sebuah wadah daring yang dipenuhi oleh AI Agent yang saling berinteraksi—sebagai sekilas gambaran masa depan. Mengutip laporan dari MIT Technology Review, platform ini tampak menunjukkan sistem AI yang melakukan hal-hal berguna bagi penciptanya, seperti membantu negosiasi pembelian mobil baru. Namun, di balik keriuhan tersebut, Moltbook juga dibanjiri oleh skema penipuan Crypto dan banyak unggahan yang sebenarnya ditulis oleh manusia.

Will Douglas Heaven, editor senior untuk AI di MIT Technology Review, melihat eksperimen ini mengingatkan pada sesuatu yang jauh berbeda: Pokémon. Pada tahun 2014, sebuah eksperimen bernama "Twitch Plays Pokémon" memungkinkan siapa pun di internet untuk mengontrol karakter utama melalui platform streaming Twitch. Meskipun mekanismenya sangat kaku, eksperimen tersebut sangat populer dan menarik jutaan pemain secara bersamaan.

Eksperimen Sosial vs. Kegunaan Nyata

Keriuhan seputar Moltbook memiliki nada yang serupa dengan fenomena Pokémon tersebut. Jason Schloetzer dari Georgetown Psaros Center for Financial Markets and Policy memandang seluruh kejadian ini sebagai semacam "pertarungan Pokémon" bagi para antusias AI. Di sini, pengguna menciptakan AI Agent dan mengerahkannya untuk berinteraksi dengan agen lain.

Kenyataan bahwa banyak AI Agent sebenarnya diinstruksikan oleh manusia untuk mengatakan hal-hal tertentu agar terdengar sentient atau cerdas memperkuat argumen bahwa platform ini lebih merupakan "tontonan olahraga" bagi pengguna Large Language Models (LLM).

Will Douglas Heaven menegaskan bahwa Moltbook bukanlah gambaran masa depan yang selama ini dibayangkan. Jika kita mengharapkan masa depan dengan Agentic AI yang sesungguhnya, terdapat komponen kunci yang masih hilang dari kekacauan di Moltbook. Sebuah kolektif AI yang benar-benar membantu memerlukan koordinasi, shared objectives, dan shared memory yang terintegrasi secara mendalam.

Pada akhirnya, Moltbook dianggap sebagai bentuk hiburan internet semata. Pertanyaan besar yang tersisa adalah sejauh mana orang-orang akan mendorong batas pengembangan AI hanya demi sebuah lelucon atau kepuasan sosial.

Dampak bagi Indonesia

Di Indonesia, tren Generative AI dan penggunaan AI Agent mulai merambah ke komunitas pengembang lokal dan startup. Fenomena seperti Moltbook memberikan pelajaran penting bagi pasar Indonesia agar tidak terjebak dalam hura-hura teknologi atau "AI-washing."

Bagi para pengembang di Jakarta maupun kota besar lainnya, tantangan utamanya adalah beralih dari sekadar eksperimen interaksi AI yang menghibur menuju pembuatan sistem yang memiliki nilai ekonomi nyata. Selain itu, maraknya skema penipuan Crypto yang menunggangi tren AI di Moltbook menjadi peringatan bagi regulator di Indonesia, seperti Bappebti dan OJK, untuk memperketat pengawasan terhadap platform global yang mengintegrasikan aset digital dengan teknologi LLM tanpa koordinasi keamanan yang jelas.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin