Ad space available
Decagon Raih Valuasi Rp71,5 Triliun Lewat Penawaran Tender Perdana
Startup AI Decagon memberikan likuiditas bagi karyawannya melalui tender offer pada valuasi $4,5 miliar. Langkah ini menjadi strategi utama dalam mempertahankan talenta di tengah persaingan AI global.

Decagon Raih Valuasi Rp71,5 Triliun Lewat Penawaran Tender Perdana
SAN FRANCISCO, (4 Maret 2026)
- Decagon merampungkan tender offer pertama bagi 300+ karyawannya dengan valuasi perusahaan mencapai $4,5 miliar (sekitar Rp71,5 triliun).
- Nilai valuasi ini meroket tiga kali lipat dibandingkan angka $1,5 miliar yang dicatatkan pada Juni sebelumnya.
- Strategi ini digunakan untuk menarik dan mempertahankan talenta AI berkualitas tinggi dengan memberikan akses likuiditas sebelum IPO.
Melansir laporan dari TechCrunch, Decagon, startup penyedia solusi customer support berbasis Generative AI, mengumumkan penyelesaian penawaran tender (tender offer) pertamanya. Aksi korporasi ini memungkinkan lebih dari 300 karyawan perusahaan untuk menjual sebagian dari vested shares mereka pada valuasi terbaru sebesar $4,5 miliar.
Penjualan sekunder karyawan (employee secondary) ini dipimpin oleh jajaran investor yang sebelumnya mendukung pendanaan Series D senilai $250 juta mereka kurang dari dua bulan lalu. Investor tersebut mencakup nama-nama besar di industri modal ventura seperti Coatue, Index, a16z, Definition, Forerunner, dan Ribbit.
Strategi Retensi di Tengah Perang Talenta AI
Di tengah persaingan ketat untuk mendapatkan talenta Artificial Intelligence, startup muda yang berkembang pesat kini semakin sering menggunakan transaksi sekunder sebagai alat retensi. Dengan mengubah ekuitas menjadi uang tunai, perusahaan dapat memberikan penghargaan langsung kepada karyawan tanpa harus menunggu proses IPO yang panjang.
Langkah Decagon ini mengikuti tren startup AI lainnya seperti ElevenLabs, Linear, dan Clay yang juga mengadakan penawaran serupa untuk memberikan likuiditas bagi tim mereka. Jesse Zhang, CEO dan co-founder Decagon, menyatakan bahwa langkah ini menyelaraskan permintaan investasi yang tinggi dengan pencapaian pertumbuhan perusahaan.
Decagon berfokus pada pengembangan AI Agent yang bertindak sebagai "concierge" bagi perusahaan besar. Teknologi ini mampu menyelesaikan pertanyaan pelanggan secara otonom melalui saluran chat, email, hingga moda suara. Saat ini, lebih dari 100 perusahaan besar seperti Avis Budget Group, 1-800-Flowers, dan Oura Health telah menggunakan layanan mereka.
Pertumbuhan Valuasi yang Eksponensial
Meskipun Decagon belum mengungkap angka pendapatan terbaru sejak melampaui Annual Recurring Revenue (ARR) delapan digit di akhir 2024, lonjakan valuasinya menunjukkan kepercayaan pasar yang masif. Valuasi $4,5 miliar saat ini merupakan kenaikan tiga kali lipat dari angka $1,5 miliar yang mereka umumkan pada Juni lalu.
Pasar otomatisasi customer support diprediksi akan terus berkembang. Gartner mengestimasi terdapat 17 juta agen contact center di seluruh dunia, sebuah tenaga kerja global yang kini coba diotomatisasi oleh perusahaan seperti Decagon, Sierra, dan Intercom menggunakan Machine Learning tingkat lanjut.
Dampak bagi Indonesia
Lonjakan valuasi Decagon hingga Rp71,5 triliun (kurs Rp15.900) memberikan beberapa indikasi penting bagi pasar teknologi di Indonesia:
- Efisiensi Operasional Korporasi: Perusahaan besar di Indonesia (seperti di sektor e-commerce dan perbankan) kemungkinan akan mempercepat adopsi AI Agent yang lebih canggih daripada chatbot tradisional untuk menekan biaya operasional contact center.
- Kompetisi Talenta Digital: Fenomena tender offer ini bisa menjadi referensi bagi startup unicorn lokal dalam menyusun kebijakan ESOP (Employee Stock Option Plan) yang lebih kompetitif guna mencegah kepindahan talenta AI terbaik ke perusahaan global.
- Potensi Investasi Vertikal AI: Keberhasilan Decagon membuktikan bahwa aplikasi AI spesifik (vertikal) untuk sektor Enterprise memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, yang dapat memicu minat investor lokal maupun regional untuk mendanai startup serupa di Asia Tenggara.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


