Advertisement

Ad space available

Berita AI

Conntour Raih $7 Juta, Kembangkan AI Search Engine untuk Sistem Video Keamanan

Startup Conntour mengamankan pendanaan $7 juta untuk membangun sistem pencarian video berbasis AI yang menggunakan bahasa alami. Teknologi ini memungkinkan pemantauan hingga 50 kamera CCTV hanya dengan satu GPU.

Tim Rekayasa AI
Penulis
26 Maret 2026
4 min read
#AI#Cybersecurity#Surveillance#GPU#Startup
Conntour Raih $7 Juta, Kembangkan AI Search Engine untuk Sistem Video Keamanan

Conntour Raih Pendanaan $7 Juta untuk Kembangkan AI Search Engine Video Keamanan

SAN FRANCISCO, (26 Maret 2026)

Key Takeaway
  • Conntour mengamankan pendanaan seed round sebesar $7 juta dari investor ternama seperti General Catalyst dan Y Combinator.
  • Platform ini memungkinkan tim keamanan mencari objek, orang, atau situasi tertentu pada rekaman CCTV menggunakan query bahasa alami (natural language).
  • Keunggulan teknisnya terletak pada efisiensi tinggi, di mana satu unit GPU Nvidia RTX 4090 mampu memproses hingga 50 umpan kamera secara real-time.

Industri teknologi pengawasan saat ini tengah berada di bawah pengawasan ketat terkait isu privasi. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah Conntour, sebuah startup pengawasan video yang baru saja mengumumkan pendanaan sebesar $7 juta. Mengutip laporan dari TechCrunch, putaran pendanaan ini didukung oleh raksasa modal ventura seperti General Catalyst, Y Combinator (YC), SV Angel, dan Liquid 2 Ventures.

Melansir data perusahaan, Conntour memposisikan dirinya sebagai mesin pencari layaknya Google, namun dikhususkan untuk sistem video keamanan. Berbeda dengan sistem lama yang mengandalkan parameter kaku untuk mendeteksi gerakan, Conntour menggunakan Vision-Language Models yang memungkinkan personel keamanan mengajukan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari, seperti "Temukan orang memakai sepatu kets yang meninggalkan tas di lobi."

CEO dan co-founder Conntour, Matan Goldner, menegaskan bahwa perusahaannya sangat selektif dalam memilih klien demi menjaga standar etika. Saat ini, mereka telah bekerja sama dengan beberapa lembaga pemerintah dan perusahaan publik, termasuk Central Narcotics Bureau di Singapura.

Efisiensi Tinggi dengan Dukungan AI

Salah satu tantangan terbesar dalam industri ini adalah kebutuhan daya komputasi yang masif untuk memproses ribuan umpan kamera. Conntour mengatasi hambatan ini dengan mengoptimalkan penggunaan AI models dan logika sistem agar tetap hemat sumber daya.

Goldner menjelaskan bahwa platform mereka dapat berjalan sepenuhnya secara on-premises, di cloud computing, atau model hibrida. Kemampuannya untuk memantau hingga 50 kamera hanya dengan satu consumer GPU seperti Nvidia RTX 4090 menjadi nilai jual utama bagi perusahaan yang ingin melakukan skalabilitas tanpa biaya infrastruktur yang membengkak.

Sistem ini juga memberikan confidence score pada hasil pencariannya. Jika kualitas video buruk (misalnya karena pencahayaan minim atau lensa kotor), sistem akan memberikan peringatan bahwa tingkat akurasi hasil tersebut rendah, sehingga meminimalkan risiko kesalahan identifikasi.

Dampak bagi Indonesia

Kehadiran teknologi seperti Conntour memiliki relevansi besar bagi pasar Indonesia, terutama dalam pengembangan konsep Smart City di Jakarta atau Ibu Kota Nusantara (IKN). Pendanaan $7 juta atau setara dengan Rp110,6 miliar (asumsi kurs Rp15.800/USD) menunjukkan kepercayaan besar investor terhadap sektor ini.

Bagi sektor korporasi di Indonesia, penggunaan GPU kelas konsumen seperti RTX 4090 (yang di pasar lokal dibanderol sekitar Rp30-40 juta per unit) untuk mengelola 50 kamera merupakan solusi yang jauh lebih efisien dibandingkan investasi pada Data Center tradisional yang mahal. Namun, penerapan teknologi surveillance canggih ini wajib selaras dengan regulasi UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang telah berlaku di Indonesia, guna memastikan bahwa pencarian berbasis subjek orang tidak melanggar hak privasi warga negara.


Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin