Ad space available
Canva Akuisisi Cavalry dan Mango AI, Perkuat Animasi dan Optimasi Iklan
Canva memperkuat ekosistem desainnya dengan mengakuisisi startup animasi Cavalry dan platform optimasi iklan Mango AI. Langkah ini bertujuan menjadikan Canva sebagai 'Creative OS' yang komprehensif bagi para profesional.

Canva Akuisisi Cavalry dan Mango AI, Perkuat Animasi dan Optimasi Iklan
LONDON, (24 Februari 2026)
- Canva mengakuisisi Cavalry untuk mengintegrasikan fitur 2D motion animation profesional ke dalam suite Affinity.
- Akuisisi Mango AI membawa teknologi reinforcement learning untuk mengoptimalkan performa iklan video secara granular.
- Langkah strategis ini memperkuat posisi Canva sebagai solusi pemasaran end-to-end setelah mencatat pendapatan $4 miliar di akhir 2025.
Melansir laporan dari TechCrunch, raksasa platform desain kreatif Canva baru saja mengumumkan akuisisi ganda terhadap dua startup teknologi, Cavalry dan Mango AI. Langkah ini merupakan bagian dari ambisi Canva untuk memperluas kapabilitasnya di sektor animasi profesional dan pengukuran performa pemasaran.
Cavalry, startup yang berbasis di Inggris, dikenal melalui perangkat lunak 2D motion animation yang digunakan dalam berbagai vertikal seperti periklanan, gaming, dan generative art. Canva menyatakan bahwa teknologi Cavalry akan melengkapi kapabilitas Affinity, suite penyuntingan profesional untuk foto, vector, dan layout yang telah diakuisisi Canva pada tahun 2024.
Optimasi Iklan Berbasis AI
Selain Cavalry, Canva juga mencaplok Mango AI, sebuah startup dalam mode senyap (stealth) yang fokus pada pengembangan sistem Reinforcement Learning untuk meningkatkan performa iklan video. Mango AI didirikan oleh para ahli Data Science kawakan, yakni Nirmal Govind (mantan VP Data Science di Netflix) dan Vinith Misra (mantan ilmuwan data di Netflix dan Roblox).
Sebagai bagian dari akuisisi ini, Nirmal Govind akan menjabat sebagai Chief Algorithms Officer pertama di Canva. Teknologi dari Mango AI memungkinkan pengguna untuk membuat, meluncurkan, dan menganalisis hasil iklan guna mengoptimalkan kampanye di masa depan. COO Canva, Cliff Obrecht, menyatakan bahwa alat pertumbuhan mereka kini siap melakukan ekspansi besar-besaran ke pembuatan konten video dan distribusi multi-platform.
Dampak bagi Indonesia
Langkah Canva ini memiliki signifikansi besar bagi ekosistem kreatif di Indonesia, di mana Canva telah menjadi alat utama bagi jutaan UMKM dan content creator. Dengan integrasi fitur animasi profesional dari Cavalry ke dalam ekosistem Affinity, kreator lokal kini memiliki akses ke alat motion editing tingkat tinggi tanpa harus bergantung pada perangkat lunak dengan biaya langganan yang jauh lebih mahal.
Selain itu, teknologi dari Mango AI sangat relevan bagi pelaku e-commerce lokal yang semakin mengandalkan iklan video pendek di platform seperti TikTok dan Instagram. Peningkatan fitur ini memberikan nilai tambah (value for money) yang signifikan bagi pelaku bisnis di tanah air untuk meningkatkan konversi iklan mereka menggunakan teknologi Machine Learning standar global.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


