Ad space available
Anthropic Dekati Pendanaan $20 Miliar, Valuasi Tembus $350 Miliar
Anthropic sedang merampungkan putaran pendanaan baru senilai $20 miliar untuk memperkuat posisi di pasar AI global. Valuasi startup pesaing OpenAI ini diperkirakan melonjak hingga angka fantastis $350 miliar.

Anthropic Dekati Pendanaan $20 Miliar, Valuasi Tembus $350 Miliar
SAN FRANCISCO, (Senin, 9 Februari 2026)
- Anthropic sedang dalam tahap akhir penggalangan dana $20 miliar dengan valuasi mencapai $350 miliar.
- Nvidia dan Microsoft menjadi penyokong dana utama guna menutupi tingginya biaya compute dan riset frontier models.
- Persaingan kian memanas dengan rencana OpenAI menggalang $100 miliar menjelang potensi IPO besar-besaran tahun ini.
Anthropic dikabarkan sedang dalam tahap akhir penggalangan modal baru sebesar $20 miliar dengan target valuasi mencapai $350 miliar. Mengutip laporan dari TechCrunch, permintaan investor yang sangat tinggi membuat perusahaan ini mengumpulkan dana dua kali lipat lebih banyak dari target awal mereka.
Melansir data terbaru, Anthropic baru saja menyelesaikan putaran pendanaan ekuitas sebesar $13 miliar hanya lima bulan yang lalu. Namun, persaingan sengit antara frontier labs dan biaya compute yang terus membengkak membuat perusahaan merasa perlu mengamankan modal secepat mungkin agar tetap kompetitif di ranah Generative AI.
Sejumlah pemodal besar diperkirakan akan berpartisipasi dalam putaran ini, termasuk Altimeter Capital Management, Sequoia Capital, Lightspeed Venture Partners, Menlo Ventures, Coatue Management, Iconiq Capital, dan sovereign wealth fund Singapura. Meski demikian, sebagian besar pendanaan dikabarkan berasal dari mitra strategis utama mereka, yaitu Nvidia dan Microsoft.
Ekspansi Model dan AI Agent
Anthropic terus membangun momentum melalui keberhasilan AI Agent untuk kebutuhan coding yang telah mendapatkan respon positif dari para pengembang karena efisiensi produktivitas yang signifikan. Pekan lalu, perusahaan juga merilis model baru yang berfokus pada riset hukum dan bisnis.
Langkah ini sempat mengguncang harga saham perusahaan data publik karena investor khawatir akan kemampuan AI dalam mendisrupsi model bisnis tradisional. Kehadiran Large Language Model (LLM) yang semakin canggih kini mulai merambah sektor-sektor profesional yang sebelumnya sulit ditembus teknologi otomatisasi.
Sementara itu, rival utama mereka, OpenAI, dilaporkan tengah mempersiapkan putaran pendanaan raksasa senilai $100 miliar. Kedua perusahaan ini diyakini sedang mempersiapkan diri untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) pada musim panas mendatang, menyusul xAI yang baru-baru ini diakuisisi oleh SpaceX sebagai bagian dari rencana IPO perusahaan roket milik Elon Musk tersebut.
Dampak bagi Indonesia
Kenaikan valuasi Anthropic hingga $350 miliar (sekitar Rp5.500 triliun) menunjukkan betapa masifnya perputaran modal di industri AI global yang secara tidak langsung akan memengaruhi ekosistem teknologi di Indonesia:
- Peningkatan Efisiensi Pengembang Lokal: Penggunaan coding agents milik Anthropic dapat mempercepat proses pengembangan perangkat lunak bagi startup lokal di Indonesia, memungkinkan mereka bersaing di pasar global dengan biaya operasional lebih rendah.
- Permintaan Infrastruktur Data Center: Dengan Nvidia sebagai investor utama, kebutuhan akan infrastruktur Data Center dan GPU di Asia Tenggara diperkirakan akan melonjak guna mendukung pengoperasian model-model AI terbaru ini secara lokal.
- Disrupsi Sektor Hukum dan Bisnis: Kehadiran model AI yang terspesialisasi dalam riset hukum dapat mendorong firma hukum dan korporasi di Indonesia untuk mulai mengadopsi teknologi legal-tech guna mempercepat proses verifikasi dokumen dan kepatuhan regulasi.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


