Advertisement

Ad space available

Berita AI

Amazon Investasi $5 Miliar ke Anthropic, Kontrak AWS Tembus $100 Miliar

Amazon menyuntikkan dana tambahan sebesar $5 miliar ke Anthropic untuk memperkuat kemitraan strategis di sektor AI. Sebagai timbal balik, Anthropic berkomitmen menghabiskan $100 miliar pada layanan AWS selama sepuluh tahun.

Tim Rekayasa AI
Penulis
20 April 2026
4 min read
#AI#Amazon#Anthropic#AWS#Cloud Computing
Amazon Investasi $5 Miliar ke Anthropic, Kontrak AWS Tembus $100 Miliar

Amazon Investasi $5 Miliar ke Anthropic, Kontrak AWS Tembus $100 Miliar

SAN FRANCISCO, (20 April 2026)

Key Takeaway
  • Amazon menambah investasi $5 miliar ke Anthropic, sehingga total komitmen investasi mencapai $13 miliar.
  • Anthropic sepakat membelanjakan $100 miliar di AWS selama 10 tahun untuk melatih dan menjalankan model Claude.
  • Kerja sama ini berfokus pada penggunaan chip kustom Amazon, yakni Trainium2 hingga Trainium4, sebagai alternatif terhadap dominasi GPU Nvidia.

Melansir laporan dari TechCrunch, Amazon baru saja memperkuat posisinya dalam perlombaan Generative AI global dengan menyuntikkan dana tambahan sebesar $5 miliar ke Anthropic. Kesepakatan ini menjadikan total investasi Amazon di pengembang LLM Claude tersebut mencapai angka $13 miliar.

Sebagai bagian dari kesepakatan timbal balik, Anthropic telah setuju untuk menghabiskan dana fantastis sebesar $100 miliar (sekitar Rp1.580 triliun) untuk infrastruktur Cloud Computing milik Amazon Web Services (AWS) selama satu dekade ke depan. Langkah ini memberikan Anthropic akses ke kapasitas komputasi hingga 5GW guna melatih model AI masa depan mereka.

Fokus pada Chip Kustom Trainium

Di jantung kesepakatan ini terdapat penggunaan Semiconductor kustom milik Amazon, yaitu Graviton (CPU hemat daya) dan Trainium (chip akselerator AI). Anthropic secara spesifik akan menggunakan chip Trainium2 hingga Trainium4 dalam operasional mereka. Menariknya, chip Trainium4 saat ini bahkan belum tersedia secara komersial, sementara Trainium3 baru saja dirilis pada Desember lalu.

Langkah ini menunjukkan upaya Amazon untuk mengurangi ketergantungan pada GPU Nvidia dan menawarkan alternatif infrastruktur yang lebih terintegrasi bagi para pengembang AI skala besar. Strategi ini serupa dengan kesepakatan yang dijalin Amazon dengan OpenAI dua bulan lalu, di mana Amazon ikut serta dalam putaran pendanaan senilai $110 miliar.

Dampak bagi Indonesia

Investasi masif ini memiliki implikasi strategis bagi perkembangan teknologi di Indonesia:

  1. Aksesibilitas AI bagi Korporasi: Dengan komitmen jangka panjang Anthropic pada AWS, perusahaan di Indonesia yang menggunakan layanan AWS akan mendapatkan integrasi model Claude yang lebih cepat dan stabil melalui layanan Amazon Bedrock.
  2. Kedaulatan Data Center: Nilai kontrak sebesar Rp1.580 triliun ini menegaskan bahwa infrastruktur Data Center adalah aset paling berharga saat ini. Hal ini dapat memicu peningkatan investasi fasilitas pusat data di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk memenuhi kebutuhan komputasi regional.
  3. Standar Baru Pengembangan AI Lokal: Startup AI di Indonesia kini dihadapkan pada realitas biaya riset yang sangat tinggi. Dominasi perusahaan besar AS dalam mengunci kapasitas Cloud Computing global menuntut pengembang lokal untuk lebih inovatif dalam melakukan optimasi model agar tetap kompetitif secara biaya.

--- Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.

Advertisement

Ad space available

✍️

Ditulis oleh

Tim Rekayasa AI

Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.

Bagikan:𝕏fin