Ad space available
Allbirds Ganti Nama Jadi NewBird AI: Dari Sepatu ke Infrastruktur GPU
Allbirds secara resmi menjual lini bisnis sepatunya dan bertransformasi menjadi perusahaan AI bernama NewBird AI. Langkah strategis ini didukung pendanaan sebesar USD 50 juta untuk pengadaan unit GPU.

Allbirds Ganti Nama Jadi NewBird AI: Dari Sepatu ke Infrastruktur GPU
SAN FRANCISCO, (15 April 2026)
- Allbirds menjual seluruh aset merek sepatunya senilai USD 39 juta dan resmi berganti nama menjadi NewBird AI.
- Fokus bisnis beralih sepenuhnya ke layanan GPU-as-a-Service dan solusi cloud computing berbasis kecerdasan buatan.
- Perusahaan mengamankan pendanaan USD 50 juta untuk mengakuisisi infrastruktur komputasi guna memenuhi permintaan pasar AI.
Setelah menjual merek dan aset bisnis sepatunya senilai USD 39 juta pada bulan lalu, Allbirds kini melakukan manuver bisnis radikal dengan beralih ke sektor kecerdasan buatan. Mengutip laporan dari TechCrunch, perusahaan ini resmi berganti nama menjadi NewBird AI.
Dalam pengumuman resminya kepada investor, NewBird AI memosisikan diri sebagai penyedia solusi "fully integrated GPU-as-a-Service dan AI-native cloud solutions." Bersamaan dengan transformasi ini, perusahaan mengonfirmasi perolehan investasi sebesar USD 50 juta dari investor institusi melalui fasilitas pendanaan konvertibel untuk memperkuat infrastruktur teknis mereka.
Pergeseran Ekstrem: Dari Sneakers ke Komputasi
Langkah Allbirds ini tergolong sangat berani. Perusahaan yang dulunya dikenal lewat produk sepatu wol ramah lingkungan yang ikonik di Silicon Valley, kini justru bertransformasi menjadi penyedia layanan server GPU. Langkah ini dinilai strategis karena memungkinkan perusahaan mempertahankan cangkang perusahaan publiknya di bursa NASDAQ dengan kode saham "BIRD" untuk masuk ke sektor AI yang sedang naik daun.
Fenomena ini mengingatkan pada tren tahun 2017 ketika banyak perusahaan melakukan pivot ke blockchain demi meningkatkan valuasi. Namun, NewBird AI optimis bahwa fokus mereka pada penyediaan infrastruktur fisik berupa unit pemrosesan grafis (GPU) akan memberikan fondasi bisnis yang lebih stabil di tengah lonjakan permintaan daya komputasi global.
Dampak bagi Indonesia
Pivot Allbirds menjadi NewBird AI mencerminkan masifnya permintaan infrastruktur AI dunia, yang juga memberikan dampak bagi ekosistem digital di Indonesia:
- Alternatif Infrastruktur AI: Sebagai pemain baru di pasar GPU-as-a-Service, NewBird AI menambah opsi bagi startup AI di Indonesia yang membutuhkan akses daya komputasi kelas atas dengan harga yang lebih kompetitif.
- Sentimen Pasar Saham: Investor ritel Indonesia yang aktif di pasar saham global perlu mencermati volatilitas tinggi pada saham BIRD seiring dengan perubahan fundamental bisnis yang sangat drastis ini.
- Transformasi Sektor Tradisional: Kasus ini menjadi inspirasi bagi korporasi di Indonesia untuk tidak ragu melakukan pivot teknologi atau modernisasi model bisnis guna tetap relevan dalam persaingan ekonomi digital.
Artikel ini akan diperbarui seiring tersedianya informasi baru. Join Komunitas Rekayasa AI di Discord untuk diskusi lebih lanjut.
Ad space available
Ditulis oleh
Tim Rekayasa AI
Kontributor Rekayasa AI yang passionate tentang teknologi AI dan dampaknya di Indonesia.


